Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Tingkatkan Partisipasi Masyarakat Jelang Pilkada 2020, Kominfo Gelar Perlombaan Konten Kreator

Jumat, 16 Oktober 2020 – 17:40 WIB
Tingkatkan Partisipasi Masyarakat Jelang Pilkada 2020, Kominfo Gelar Perlombaan Konten Kreator - JPNN.COM
Ilustrasi logo Kominfo. Foto: Antara

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengadakan workshop dan perlombaan content creator terkait diseminasi informasi Pilkada 2020.

Di tengah pandemi, rupanya tidak menyurutkan semangat Kominfo untuk mempersiapkan Pilkada 2020.

Direktur Informasi dan Komunikasi Politik Hukum dan HAM Kominfo Bambang Gunawan mengakui ada kekhawatiran jumlah partisipasi masyarakat yang datang ke TPS pada 9 Desember 2020 nanti akan turun karena takut terpapar Covid-19.

Karena itu, pihaknya mendorong para content creator membuat konten-konten kreatif untuk sosialisasi kepada masyarakat luas tentang pentingnya Pilkada 2020, khususnya bagi pemilih muda yang secara demografis paling banyak. 

“Kita tidak perlu khawatir karena KPU sudah menjamin sesuai dengan protokol kesehatan. Ada jaga jarak, memakai masker, cuci tangan dan lain-lain. Kita perlu juga mengajak partisipasi masyarakat terutama anak-anak muda. Gimana nanti calon-calon pemilih ini tertarik. Makanya kita libatkan content creator untuk membuat video, infografis, poster. Kita libatkan mereka semua, kita libatkan juri-juri yang kompeten,” ujar Bambang dalam acara Temu Netizen Teras Negeri, Kamis (15/10).

Langkah ini menurutnya untuk mendukung KPU yang menargetkan partisipasi masyarakat pada Pemilihan Serentak 2020 sebesar 77 persen bisa tercapai.

“Porsi yang kita berikan adalah bagaimana content creator ini bisa menarik orang, generasi milenal berpartisipasi datang ke TPS. Kita pancing agar mereka bikin konten-konten yang menarik,” tutur Bambang.

Koordinator Informasi Komunikasi Hankam Kominfo, Dikdik Sadaka menambahkan, produksi konten kreatif sangat besar dampaknya, untuk itu diperlukan konten yang mudah dipahami dan dimengerti masyarakat.

loading...