Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Wamendikdasmen: WSC Shanghai 2026 Tolok Ukur Kualitas Pendidikan Vokasi Indonesia

Rabu, 16 September 2026 – 21:52 WIB
Wamendikdasmen: WSC Shanghai 2026 Tolok Ukur Kualitas Pendidikan Vokasi Indonesia - JPNN.COM
Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq melepas kontingen Indonesia yang akan berlaga pada WorldSkills Competition (WSC) ke-48 di Shanghai, Republik Rakyat Tiongkok. Foto Humas Kemendikdasmen

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melepas kontingen Indonesia yang akan berlaga pada WorldSkills Competition (WSC) ke-48 di Shanghai, Republik Rakyat Tiongkok.

Indonesia mengirimkan 20 kompetitor sebagai peserta yang akan berlaga dalam 17 bidang keahlian dan 17 eksper (expert) sebagai ahli yang menjalankan fungsi teknis dan penilaian dalam kompetisi.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengatakan keikutsertaan Indonesia dalam WSC tidak hanya menjadi kesempatan untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi momentum bagi pendidikan vokasi Indonesia untuk melihat perkembangan keterampilan dan teknologi di tingkat dunia. 

“Ajang di Shanghai nanti akan menjadi semacam standardisasi dari kualitas pendidikan vokasi yang ada di Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Selasa (15/9).

Menurutnya, berbagai bidang yang dipertandingkan dalam WSC dapat menjadi gambaran mengenai keahlian yang relevan di masa depan.

Hal tersebut perlu direspons melalui pengembangan pendidikan vokasi agar tetap relevan dan mampu menjawab kebutuhan manusia modern, termasuk di era kecerdasan artifisial (AI).

“Dari cabang-cabang yang dipertandingkan di Shanghai, saya rasa kita bisa meneropong bahwa prodi-prodi atau keahlian-keahlian yang akan relevan di masa depan itu apa dan saya rasa itu harus direspons oleh pendidikan vokasi di Indonesia,” tutur Wamen Fajar.

Dia menambahkan perkembangan AI tidak serta-merta menghilangkan kebutuhan terhadap pekerjaan teknis. Menurutnya, bidang-bidang, seperti listrik, plumbing, bangunan, dan konstruksi, yang dipertandingkan dalam WSC menunjukkan bahwa keterampilan teknis masih memiliki tempat di dunia kerja.

Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq menyampaikan WSC Shanghai 2026 tolok ukur kualitas pendidikan vokasi Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News