Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkap adanya informasi mengenai dugaan perekrutan warga negara Indonesia (WNI) untuk menjadi tentara Rusia. Menurut Dasco, informasi tersebut diterima dari otoritas intelijen Indonesia.
Perekrutan diduga dilakukan melalui negara ketiga dengan modus menawarkan pekerjaan sebagai tenaga satuan pengamanan atau tenaga administrasi.