Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, menilai tingginya intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto tidak dapat dibandingkan dengan pemimpin-pemimpin sebelumnya.
Menurutnya, setiap pemerintahan memiliki strategi, kepentingan, dan urgensi yang berbeda dalam menjalankan diplomasi internasional.