Kriminal

Video Hot Janda Beredar

Sabtu, 03 Desember 2011 , 17:54:00

TAKENGON--Video hot antara seorang janda dan pria berpeci di semak belukar, mengguncang kota dingin Takengon, Jumat (2/12). Tayangan mesum itu bahkan sudah beredar luas, di kalangan sejumlah pelajar dan masyarakat. Dugaan pelaku sebagai warga sekitar menguat, karena ketika ditangkap sejumlah pemuda, mereka berbahasa Gayo.

Dari hasil penelusuran Metro Aceh (Group JPNN), berhasil mengunduh langsung video mesum tersebut ke dalam hp pribadi. Awalnya video aksi memalukan bertitel “RAPUUS” tersebut, berdurasi hampir 4 menit. Direkam melalui phonsel oleh beberapa pemuda yang tidak diketahui identitasnya. Peristiwa itu sendiri, disebut terjadi di sekitar pinggiran Danau Laut Tawar Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah. Tepatnya di perbatasan Kecamatan Kebayakan dan Bintang.

Dalam video terpampang jelas wajah orang tua berpeci, menindih sembari menggenjot seorang wanita, yang merupakan pasangan kekasih gelapnya diantara ilalang. Melihat raut wajah kedua pelaku, perkirakan telah berusia di atas 50 tahun. Hanya saja adegan hot si lelaki tua berpeci dan berkaca mata, cuma melepaskan celana dan masih mengenakan baju. Sebaliknya si wanita berjilbab juga demikian.
Adegan “enjot-enjotan” terhenti dan tak sempat mencapai klimaks, karena warga datang menyergap.  Sontak saja dua pelaku terburu-buru mengenakan celana dalam.

“Jangan dulu pak, jangan dulu pak, orang itu pak oi,” kata si wanita yang terbata-bata dan tampak ketakutan dan bercampura bahasa Indonesia dan bahasa Gayo. Si wanita terburu-buru mengenakan (maaf) kolor dan celananya. Si lekaki juga tak mau ketinggalan, secara sigap juga mengenakan sempak dan celana.

Di dalam video, si wanita mengaku menetap di Kampung Rimba Raya, Kabupaten Bener Meriah.
“Saya tidak tau, tiba-tiba saya dibawa kemari. Tadi saya baru pulang bayar rekening listrik di Lampahan,” kata si wanita yang mengaku janda dan mengasuh anak yatim.

Sementara diketahui Kampung Lampahan, berada di wilayah Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah. Sedangkan si lelaki tidak berkata banyak. Namun saat ditanya oleh sejumlah perekam video, lelaki ini berasal dari Kampung Angkup Aceh Tengah.

Di dalam video tampak lelaki tua berpeci sempat memberikan sogokan, berupa uang kepada sejumlah pemuda yang merekam adegan mereka. Tapi upeti langsung ditolak mentah-mentah. Dengan spontan para penggrebek mengeluarkan kata-kata keras: “Kau pikir kami cari duit ya!" Enggak cukup dengan uang itu kamu ukur kami,” kata seorang pemuda dengan nada keras.“Dasar orang tua yang tidak tau malu,” cetus pemuda yang menggrebek.

Terkait kejadian ini, seorang warga Takengon, Jauhari (34), mengaku awalnya dia melihat video mesum orang tua pakai peci melalui HP itu dari temannya. Dan secara tidak sengaja dikirim ke telpon seluler dengan menggunakan fasilitas Bluetooth.

Perbuatan kedua orang tua tersebut, menurut Jauhari adalah tindakan yang  sangat memalukan. Terutama kepada generasi penerus, apalagi aksi video mesum itu dikhawatirkan akan merambat ke kalangan pelajar.

“Kami meminta kepada pihak terkait segera menangkap pelaku maupun pemuda yang merekam aksi serta menyebar video ini ke sejumlah HP,” pinta Jauhari. Menurut sejumlah sumber, aksi mesum ini belum dapat di akses melalui jaringan internet. Tak hanya warga, Video mesum yang berdurasi 4 menit itu, juga diterima sejumlah wartawan di daerah penghasil kopi arabika.

Kapolsek Kebayakan, AKP. Raja, mengaku baru mendengar info video mesum tersebut. “Saya pun baru mendengar info ini dari wartawan,” papar Kapolsek, sembari menjelaskan pihaknya juga belum menerima laporan dari warga, terkait kasus ini. Pun demikian, ia meminta kepada warga yang menemukan video mesum itu dapat melaporkan ke Polsek setempat, guna pengusutan lebih lanjut.(**)

Berita Terkait