122 WN Tiongkok Ditangkap Terkait Kejahatan Siber di Nepal

Selasa, 24 Desember 2019 – 23:03 WIB
Pelaku diborgol. Ilustrasi Foto: JPNN.com

jpnn.com, KATHMANDU - Kepolisian Nepal menahan 122 warga negara Tiongkok terkait kejahatan siber. Ini merupakan kasus kriminal terbesar yang dilakukan orang asing di negara itu.

"Ini merupakan kali pertama orang asing sebanyak itu ditahan karena dugaan kasus kriminal," kata Kepala Polisi Uttam Subedi di Kathmandu, ibu kota Nepal, Selasa (24/12).

BACA JUGA: Puluhan WN Tiongkok dan Taiwan Sindikat Penipuan Ditangkap Polisi

Ia menyebut 122 orang Tiongkok yang terdiri dari laki-laki dan perempuan itu dikumpulkan dalam beberapa penyergapan di hari sebelumnya berdasarkan informasi bahwa mereka terlibat aktivitas mencurigakan.

Orang-orang itu diduga melakukan kejahatan siber dan peretasan mesin tunai bank, kata Subedi menambahkan bahwa sebelumnya mereka diamankan di beberapa kantor polisi dengan paspor dan laptop yang juga ikut disita.

BACA JUGA: Langgar Aturan Daerah, Bos Baja Tiongkok Ditangkap Polisi

Pejabat Kedutaan Besar Tiongkok di Kathmandu belum berkomentar mengenai kasus ini meskipun menurut polisi senior Hobindra Bogati, pihak kedutaan telah mengetahui peristiwa penangkapan serta mendukung penahanan tersebut.

Warga negara Tiongkok tercatat biasa ditahan di beberapa negara Asia dengan tuduhan keterlibatan dalam berbagai aktivitas ilegal yang seringkali merupakan penipuan.

BACA JUGA: Hati-Hati! Ternyata Begini Kelakuan Puluhan Warga Tiongkok di Indonesia

Pekan lalu, misalnya, otoritas Filipina menangkap 342 pekerja Tiongkok dalam sebuah penyerbuan terhadap operasi perjudian tanpa izin.

Sebelumnya, pada September, polisi di sana juga menangkap lima orang warga negara Tiongkok atas tuduhan pencurian uang dengan meretas mesin tunai milik bank. Ada pula yang ditangkap karena menyelundupkan emas.

Dalam kunjungan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada Oktober lalu, Nepal dan Tiongkok sebetulnya menandatangani kesepakatan atas kerja sama menangani kasus-kasus kriminal.

Tiongkok sendiri terus menambah jumlah investasi di Nepal beberapa tahun belakangan untuk beberapa sektor seperti konstruksi jalan, pembangkit listrik, serta rumah sakit.

Lebih dari 134.000 wisatawan Tiongkok mengunjungi Nepal dalam jangka waktu bulan Januari hingga Oktober tahun ini, yang tercatat naik 9,2 persen dibandingkan periode waktu yang sama pada 2018, menurut data resmi Lembaga Pariwisata Nepal. (ant/dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler