14 Penghipnotis Tiongkok Digulung Polisi

Sita Bukti Hasil Kejahatan Rp 5 Miliar

Jumat, 20 Mei 2011 – 05:05 WIB

JAKARTA - Ternyata, bukan hanya berbagai barang murah asal Tiongkok yang membanjiri IndonesiaBerbagai kejahatan yang dilakukan warga asal Negeri Tirai Bambu itu juga banya dilakukan di tanah air

BACA JUGA: Indomaret Bintaro Dirampok

Mulai dari menyelundupkan narkoba hingga berbagai aksi kriminalitas lainnya
Salah satunya yang marak adalah hipnotis

BACA JUGA: Tiga Kali Digauli, Ayah Hamili Anak Kandung



Terbukti, belasan anggota sindikat penghipnotis asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang diduga sudah belasan kali beraksi digulung polisi
Kawanan ini diperkirakan mengantongi hingga miliaran rupiah harta dan benda korbannya itu dibekuk di kamar 2102 lantai 21, Apartemen Gajah Mada, Jakarta Pusat. 

Dalam penangkapan itu, polisi juga menyita berbagai barang bukti seperti emas batangan, berlian, uang tunai dalam bentuk Bath Thailand, dolar Amerika, dolar Singapura, dolar Hongkong dan reminbi China dengan total nilai mencapai Rp 5 miliar lebih

BACA JUGA: Tanduk Warga, Polisi Diancam 7 Tahun Penjara



”Saat ditangkap kawanan ini hendak kabur ke Hongkong dengan membawa semua barang bukti hasil kejahatannya,” terang Kapolsek Gambir Kompol Hengki Haryadi kemarinMenurutnya juga, penangkapan ini dilakukan saat beberapa pelaku tengah mengincar seorang korbannya yang juga seorang warga Indonesia di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Pusat

Tapi, kawanan yang sudah diintai ini lantas diikuti beberapa anggota tim reserse Polsek Gambir ke lokasi persembunyiannya di Apartemen Gajah MadaSelama ini, korban kawanan penghipnotis asal Tiongkok ini diduga bukan hanya warga Indonesia tapi juga diperkirakan warga negara asing

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan Ingrid Wongso, seorang warga yang menjadi korban hipnotis ketika berbelanja sayuran di Pasar Petojo, Jakarta Pusat pada Kamis (12/5) laluSaat itu korban didekati dua pelaku yang berpura-pura menanyakan lokasi pengobatan alternatif sinse dengan dalih hendak mengantarkan saudaranya yang sedang sakit.

Tanpa curiga, korban menunjukan lokasi pengobatan yang ditanyakan ituTapi saat yang bersamaan dua pelaku lain nimbrung dalam perbincangan itu.  ”Saat itulah korban digendam sehingga menuruti semua kemauan pelakuDari pasar, ke rumah korban, lalu ke bank, ambil perhiasan di safety boxSemua dilakukan dalam hitungan menit,” terangnya juga. 

Korban baru tersadar tiga jam kemudian saat semua harta perhiasan dan emas batangan dan mata uang asing berhasil digondol kawanan pelaku.  ”Tapi kami menduga ada banyak korban lainnya,” tukas Hengki lagiKawanan ini dipergoki korban di kawasan Kelapa GadingSetelah itu dilaporkan ke polisi yang lalu mengikutinya ke tempat persembunyiannya hingga mereka dibekuk.

Dari hasil pemeriksaan sementara, 12 pelaku mengaku tak dapat berbahasa Indonesia dan InggrisSedangkan dua pelaku lain hanya dapat berbahasa ChinaNama-nama pelaku adalah  In Xiang Yang, Wu Zhi Qiang, Wong Xiao Jian, Ya Lian, Li Yong, Yu Wei, Li Shu Wen,  Zheng Yong Hua, Chen A Zhe,  Li Li, Chen Shai Ming, Su Jie Mei, Chen Ya Cai, Chen Shui Song (ind)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Batal Nikah, Coba Nekat Bunuh Diri


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler