1.400 Hektare Tanaman Padi di Demak Tergenang Banjir

Jumat, 09 Februari 2024 – 09:30 WIB
Tanaman padi di Desa Kalianyar, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, tergenang banjir. (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

jpnn.com - DEMAK - Banjir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, turut menggenangi areal tanaman padi milik petani.

Berdasar catatan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak, Jawa Tengah, luas areal tanaman padi petani yang tergenang banjir di sejumlah daerah mencapai 1.400-an hektare, dengan usia tanaman bervariasi. 

BACA JUGA: 119 Rumah Warga di Jember Terdampak Banjir, Ada yang Rusak Akibat Longsor

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak Agus Herawan mengatakan bahwa banjir terjadi karena adanya air kiriman dari daerah atas.

Oleh karena itu, ketika air kiriman masih berlangsung, tentunya data lahan tanaman padi yang terdampak banjir masih memungkinkan bertambah.

BACA JUGA: Menjelang Imlek, Perajin Tas Lampion di Blitar Banjir Pesanan

"Data sementara untuk luas areal tanaman padi yang tergenang sekitar 1.400-an hektare. Tentunya masih bisa bertambah karena daerah yang terdampak banjir juga makin meluas," kata Agus Herawan di Demak, Jumat (9/2).

Dia mengatakan nantinya semua tanaman padi terdampak akan didata kemudian dilaporkan, termasuk yang puso, untuk diupayakan mendapatkan bantuan dalam rangka meringankan beban petani.

BACA JUGA: Tiba di Grobogan, Ganjar Langsung Menemui Para Korban Bencana Banjir

Kepala Desa Dempet, Kecamatan Dempet, Suwondo mengungkapkan lahan tanaman padi di desanya juga terdampak banjir.

Dia menyebut untuk luas areal lahan yang terdampak banjir itu berkisar 70-an hektare, dengan usia tanaman antara 45-60 hari.

Sementara, lanjut dia, ketinggian genangan banjir, ada yang sampai ketinggian tanaman padi hingga tidak terlihat tanamannya.

"Tentunya tanaman yang tergenang hingga tidak terlihat, hanya bisa bertahan dalam jangka waktu lima hari. Selebihnya tentu bisa puso," ujarnya.

Demikian halnya, kata dia, untuk tanaman padi yang siap panen, ketika dijual tentu harga jualnya juga turun karena kualitasnya juga menurun karena kandungan airnya terlalu tinggi.

Berdasarkan data BPBD Demak, total wilayah terdampak banjir sebanyak 30 desa yang tersebar di tujuh kecamatan. Di antaranya, Kecamatan Wonosalam, Karangtengah, Gajah, Karanganyar, Dempet, Karangawen, dan Bonagung. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler