18 Klub ISL Mulai Gencarkan Tuntutan

Kamis, 23 Februari 2012 – 06:26 WIB

JAKARTA - Klub-klub yang bernaung di bawah kompetisi Indonesia Super League (ISL) tidak tinggal diam melihat penyimpangan. Imbas banyak hal yang dilanggar PSSI, klub ISL mulai menumpahkan masalah ini ke ranah hukum.

Gerah karena PSSI tak juga sadar, klub ISL pun menyeretnya ke PN Jakpus. Pengurus PSSI di bawah komando Djohar Arifin Husin kelimpungan. Selain dihajar mosi tidak percaya plus tuntutan lengser lewat Kongres Luar Biasa (KLB) 17-18 Maret, PSSI kabarnya juga menghadapi tuntutan 18 klub Indonesia Super League (ISL) 2011/2012 di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

"Sudah lama tuntutan itu. Kurang lebih proses sidang sudah berjalan sebulan lebih. Pada tahap pertama, proses penetapan mediasi, berakhir deadlock. Kini, sidang telah mengagendakan pembahasan pokok perkara yang bakal berlangsung pekan ini," terang Sekretaris PT Liga Indonesia (LI) Tigor Shalom Boboy kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Menurut Tigor, secara umum, klub-klub ISL itu menuntut PSSI karena dinilai telah melakukan perbuatan melawan hukum. "PSSI dianggap tidak taat terhadap Statuta PSSI, keputusan kongres, atau aturan dan regulasi yang berlaku lainnya. Mereka, klub-klub ISL, menitikberatkan pada masalah format kompetisi dan pembagian saham,‚" jelas Tigor.

Sadar dengan proses sidang yang makan waktu, 18 klub ISL musim ini minta PN Jakpus mengeluarkan keputusan sela. "Mereka menuntut PSSI segera menghentikan IPL dan menjalankan hasil Kongres PSSI di Bali, khususnya soal format kompetisi dan pembagian saham," tandas Tigor.

"Kami sudah melengkapi tuntutan kami. Itu jadi bagian dari perjalanan kisruh ini. Mulai awal sampai saat ini, termasuk bagaimana PSSI memutuskan secara sepihak menambah peserta kompetisi jadi 24 dan pelanggaran-pelanggaran lainnya," papar Tigor. (lis)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Spurs Tembuk Sebelas Streak


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler