2 Motor dan 1 Mobil Tabrakan, Mengerikan Bangeeeettttt

Senin, 24 Juli 2017 – 09:14 WIB
Polisi melakukan olah TKP. Foto: Radar Tarakan/JPNN

jpnn.com, TARAKAN - Dua sepeda motor terlibat tabrakan dengan satu mobil di Jalan Mulawarman, Tarakan, Sabtu (23/7) tengah malam.

Dari data yang didapatkan, korban kecelakaan lalu lintas itu adalah Tono, Antonius, Sebastian dan seorang pengemudi mobil yang jejaknya tak diketahui. 

BACA JUGA: Fenomena Langka, Ada Parit “Berdarah” di Kalimantan Utara

Pasalnya, sang sopir meninggalkan mobilnya begitu saja setelah mengalami tabrakan.

Tiga korban langsung dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka parah.

BACA JUGA: Istri Minta “Jatah”, Suami Pilih Mandi, Berujung ke Kantor Polisi

Warga melihat darah yang berceceran di jalan dan korban yang tergeletak tak bergerak.

Motor dan mobil yang terlibat tabrakan juga rusak berat.

BACA JUGA: “Istri Saya Kurang Melayani, Makanya Saya Lampiaskan Pada Korban”

Aparat kepolisian yang turun ke lokasi kejadian langsung melakukan oleh tempat kejadian perkara.

Jalan yang macet diatur kembali. Warga yang berkumpul diarahkan tidak mengganggu pengendara yang akan melintas.

Satpam Balai Karantina Pertanian Kelas II Tarakan Ardiansyah mengatakan, suara tabrakan itu sangat keras.

Dia terkejut lalu menoleh ke arah lokasi kejadian. Melihat ada yang tabrakan, Ardiansyah langsung beranjak dan menolong korban bersama warga sekitar.

“Saya pas dengar suara itu, saya datangi sudah terkapar di jalan semua. Tiga orang pingsan di jalan saya lihat, tapi sudah di bawa ke rumah sakit,” ungkapnya kepada Kaltara Pos.

Dalam kecelakaan ini, Tono mengalami luka paling parah. Mulut dan wajahnya mengeluarkan banyak darah akibat terbentur di body sebelah kanan mobil

Saksi lainnya, Azhar mengatakan, saat kejadian dia sedang duduk di seberang sungai, tepatnya di depan Gedung Silver Radar Tarakan.

Saat itu, dia mendengar suara motor dengan kecepatan tinggi. Tak lama, suara motor itu berubah seperti suara ledakan.

Ketika membalikkan pandangannya, Azhar melihat pengendara motor tersebut sudah terkapar.

Dia juga sempat melihat pengemudi mobil yang melarikan diri.

“Dia lari ke arah belakang (menunjuk belakang Gedung Silver Radar Tarakan) kalau nggak salah. Satu laki sama cewek itu. Jumlah ceweknya lumayan banyak. Bilangnya “tinggal aja itu, ndak usah dihiraukan” bilang pengemudinya,” jelas Azhar.

Azhar menambahkan, dia juga sempat melihat Sebastian menempel pada kaca mobil Toyota Avanza bernomor polisi KT1840 FD.

Sebastian kemudian mengeluarkan kepalanya dari kaca mobil dan terjatuh di jalan bersimbah darah.

Saat itu, kondisi ketiganya sudah tak bergerak.

“Robek saya lihat mulutnya, baru keluar juga darah dari mulutnya. Kalau Si Bapak (Antonius) keluarkan darah dari mulutnya aja, tapi lukanya tidak terlalu. Tapi dia ini yang duluan tidak bergerak sama sekali. Kalau yang duanya (Tono dan Sebastian) itu masih bernapas ngorok kami lihat,” jelas Azhar.

Rekan Sebastian dan Antonius bernama Robert mengatakan, sebelum kecelakaan terjadi, dia bersama dua temannya itu baru saja menuntaskan acara nongkrong di rumahnya di Jalan Gajah Mada.

Robert menjelaskan, kedua korban saat itu pulang ke rumahya. Sebastian hendak pulang ke Jalan Pepabri, Kelurahan Kampung Satu.

Sementara Antonius akan pulang ke Gunung Selatan. Kedua pria ini mengendarai motor Yamaha Vixion bernomor polisi KT 2913 FS.

“Tidak tahu kenapa mereka bisa sampai di sana (Jalan Mulawarman). Mungkin mau lewat Pasir Putih kali,” ucap Robert.

Saat dikunjungi Kaltara Pos, Sebastian sudah sadar setelah mendapat perawatan instensif dari pihak rumah sakit.

Sebastian mengatakan, saat itu dia dalam posisi satu arah dengan mobil misterius tersebut.

Dia berboncengan dengan Antonius. Sementara di belakang ada Tono yang mengendarai motor Honda Beat KT 4819 JT.

“Tetapi pas kami sudah di jalan lurus, tiba-tiba saja kami lihat mobil di depan kami belok. Habis itu saya tidak tahu sudah,” jelasnya.

Kepala Jaga Penerimaan Laporan Kecelakaan Polres Tarakan Brigpol Riscky mengatakan, pihaknya mendalami hasil olah TKP dan mencari pengendara mobil yang melarikan diri.

“Kuncinya ini cuma ada sama sang pengemudi mobil, karena ketiga korban ini belum bisa dimintai keterangan,” bebernya. (arz)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tak Terima Ipar Dipukul, Residivis Tikam Leher Tetangga


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler