2 Risiko Besar Jika Habib Rizieq jadi Calon Presiden

Senin, 19 Februari 2018 – 20:58 WIB
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat politik Ari Junaedi menilai ada beberapa risiko jika Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab diusung menjadi calon presiden maupun wakil presiden pada Pilpres 2019.

"Andai Rizieq dicalonkan sebagai capres, kondisi investasi makro kemungkinan tidak akan berjalan dengan baik," ujar Ari kepada JPNN, Senin (19/2).

BACA JUGA: Nih Strategi Golkar Hadapi Pilpres: Jangkar Bejo dan Gojo

Selain itu, sambung Ari, negara-negara besar di belahan dunia juga tidak akan mendukung.

Menurut Ari, hal itu akan membuat Indonesia dikucilkan dari pergaulan internasional.

BACA JUGA: Ah, Apa Mau Kader Militan PKS Pilih Jokowi?

"Kemungkinan lain, saya kira mayoritas pemilih juga tidak akan mendukung. Pertanyaannya sederhana, apakah pasar pemilih mau memilih sosok yang selama ini cenderung dinilai kontroversial?” kata Ari.

Ari meyakini dukungan partai politik terhadap calon dilandasi pertimbangan kalah dan menang.

BACA JUGA: Anies Baswedan Jadi Capres? Sepertinya...

"Selain itu, ukuran mengusung calon sebagai kandidat presiden juga harus mempertimbangkan dukungan dari faktor eksternal. Hal-hal tersebut tentu bakal sangat diperhitungkan seluruh partai politik yang ada," kata Ari. (gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sepertinya Prabowo Sedang Menguji Loyalitas Anies


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler