2.397 PPPK Lombok Timur Terima SK, Bupati Sukiman Azmy Berpesan Begini

Kamis, 10 Agustus 2023 – 17:00 WIB
Bupati Kabupaten Lombok Timur, HM Sukiman Azmy saat acara penyerahan SK PPPK Formasi 2022. ANTARA/Humas Pemkab Lombok Timur

jpnn.com - PRAYA - Sebanyak 2.397 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, menerima surat keputusan (SK) pengangkatan.

SK pengangkatan itu diserahkan langsung oleh Bupati Lombok Timur Sukiman Azmy di halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Kamis (10/8). 

BACA JUGA: Panselnas: Pendaftaran CPNS & PPPK 2023 Serentak 17 September, Ini Jadwal Lengkapnya

Sukiman menjelaskan bahwa dari 2.407 formasi kebutuhan ASN 2022 yang diusulkan Pemkab Lombok Timur, hanya 2.397 yang ditetapkan oleh menPAN-RB, melalui Keputusan MenPAN-RB Nomor 674 Tahun 2022 tanggal 9 September 2022.

Peserta yang hadir merupakan lulusan terbaik dan berhasil melewati proses seleksi ketat untuk mendapatkan kesempatan bekerja sebagai PPPK guru di lingkungan Pemkab Lombok Timur.

BACA JUGA: PPPK 2023, Kota Mataram Dapat 556 Formasi, Ini Perinciannya

Dia berharap para pegawai baru ini dapat memberikan kontribusi maksimal dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Lombok Timur.

Sukiman juga menyatakan tidak boleh ada dikotomi antara PNS dengan PPPK, meskipun dari segi karakteristik dan masa pengabdian yang berbeda.

BACA JUGA: Pendaftaran CPNS & PPPK 2023, Hari Ini Ada Tahapan Penting, 28 Instansi Tidak Buka Lowongan

"Namun, sejatinya tugas mengabdi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat Lombok Timur sama," ungkap Sukiman Azmy.

Mengingat zaman selalu berkembang dan tugas guru kian banyak tantangannya, Sukiman berharap para pendidik terus berjuang, berinovasi, membekali diri dengan ilmu yang banyak untuk membangun generasi emas di masa akan datang.

"Para pendidik diharapkan menanamkan budaya malu," katanya.

Budaya malu yang dia maksud ialah budaya malu terhadap hal-hal yang bernilai negatif, seperti terlambat datang mengajar.

Kepada tenaga guru untuk tidak berpikir pindah ke tempat pengabdian lain sebelum masa pengabdian yang telah ditetapkan berakhir.

Dalam kesempatan ini, dia juga menjelaskan penerimaan PPPK ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Dengan adanya tenaga-tenaga baru yang berkualifikasi, diharapkan sektor-sektor penting seperti pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan akan makin terjaga kualitasnya," katanya.

Sebelum acara ditutup, bupati berpesan kepada dinas terkait agar memanfaatkan teknologi untuk melakukan pelatihan kepada para lulusan PPPK.

"Sehingga tidak membebankan biaya apa pun kepada mereka," katanya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler