28 Jenazah Korban APG Semeru Teridentifikasi, Kapolda Jatim: Sudah Diambil Keluarga

Jumat, 17 Desember 2021 – 20:51 WIB
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta saat mengunjungi lokasi terdampak becana Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Senin (13/12/2021). Foto: dok ANTARA/HO-Polda Jatim

jpnn.com, SURABAYA - Sebanyak 28 jenazah korban awan panas guguran (APG) Gunung Semeru di Lumajang yang sudah teridentifikasi Tim Identifikasi Korban Bencana (DVI) Polri, telah diambil keluarganya.

Hal itu disampaikan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dalam rilis yang diterima di Kabupaten Lumajang, Jumat (17/12).

BACA JUGA: Status Gunung Semeru Naik Level, Badan Geologi Beri Imbauan, Penting

"Tim DVI menerima 44 kantong jenazah yang terdiri dari 38 jenazah dan enam bagian tubuh. Dari 38 jenazah itu, sudah teridentifikasi 28 jenazah dan telah diambil keluarganya," kata Nico Afinta.

Ia mengimbau masyarakat yang merasa keluarganya menjadi korban bencana alam Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru, untuk berperan aktif dengan datang ke RSUD dr Haryoto Lumajang untuk pencocokan DNA.

BACA JUGA: Bunga Berbadan Dua, Sang Ayah Terkejut Dengar Pengakuan Putrinya, Astaga, Ternyata

"Satgas kesehatan meminta masyarakat yang merasa keluarganya belum ditemukan untuk datang ke RSUD dr Haryoto Lumajang dan diambil contoh bagian DNA nya supaya bisa dicocokkan dengan jenazah yang ditemukan oleh tim SAR gabungan," tuturnya.

Menurutnya, tim DVI berusaha maksimal untuk mengidentifikasi jenazah yang belum teridentifikasi, namun memerlukan bantuan penyintas yang kehilangan keluarganya akibat bencana Gunung Semeru.

BACA JUGA: Dua Hari Disekap, Gadis 15 Tahun Diperkosa 14 Pemuda Secara Bergantian

Terkait dengan penanganan bencana, lanjut dia, Polda Jawa Timur telah membentuk beberapa satgas, di antaranya Satgas Pencarian Evakuasi, Satgas Kesehatan, Satgas Logistik dan Satgas Humas.

"Sebanyak sebelas ekor anjing pelacak unit Satwa K-9 dari Mabes Polri dan Polda Jatim beserta jajaran tetap disiagakan selama operasi pencarian korban guguran awan panas Gunung Semeru," katanya.

Berdasarkan data BPBD Lumajang, jumlah korban meninggal dunia akibat awan panas guguran Gunung Semeru sebanyak 48 orang, kemudian 18 orang mengalami luka berat dan sembilan orang mengalami luka ringan.

BACA JUGA: Marbut Masjid Curiga Air di Kamar Mandi Jalan Terus, Lalu Diintip, Astaga, Ternyata

Jumlah kecamatan yang terdampak material erupsi dan abu vulkanik di 21 kecamatan di Kabupaten Lumajang dengan total warga yang mengungsi sebanyak 10.158 yang tersebar di 151 titik.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler