3 Desa di Kudus Dilanda Longsor

Kamis, 23 Februari 2023 – 12:47 WIB
Tim BPBD Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, bersama relawan dan masyarakat melakukan evakuasi material longsor yang menutup akses jalan desa. (ANTARA/HO-BPBD.)

jpnn.com - KUDUS - Sebanyak tiga desa di Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dilanda bencana tanah longsor. Bencana itu berdampak pada rumah warga serta mengakibatkan akses jalan desa setempat tertimpa material longsoran.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Munaji mengatakan bencana tanah longsor tersebut terjadi di Desa Rahtawu, Menawan dan Kedungsari, Rabu (22/2).

BACA JUGA: 80 Personel Dikerahkan Mengurai Kemacetan di Lokasi Longsor Kupang

“Masing-masing tempat, peristiwa longsornya berbeda-beda waktunya, karena ada yang terjadi siang dan sore hari," kata Munaji di Kudus, Kamis (23/2).

Dia menjelaskan longsor di Desa Rahtawu terjadi pada talud penahan tebing di samping rumah warga dengan panjang sekitar 10 meter dengan tinggi 3 meter. Material longsornya menutup akses Jalan Desa Rahtawu-Semliro.

BACA JUGA: Terseret Longsor, Jalur Alternatif Ponorogo-Pacitan Amblas

 Tim BPBD bersama warga dan para sukarelawan sudah ke tempat kejadian untuk melakukan evakuasi material longsor tersebut.

Sementara, peristiwa longsor di Desa Menawan terjadi di enam titik.

BACA JUGA: Pacitan Dilanda Longsor Selama Dua Hari

Sebanyak empat titik di antaranya terjadi pada rumah warga yang berada di dataran tinggi.

Dua titik longsor lainnya juga mengakibatkan akses jalan warga desa setempat tertutup material longsoran.

BPBD bersama sukarelawan dan masyarakat juga sudah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pembersihan jalan, serta penanganan longsor yang terjadi pada bangunan rumah warga.

Bencana longsor di Desa Kedungsari terjadi pada talud penyangga bangunan milik warga desa setempat setinggi 15 meter.

Bangunan dapur beserta isinya ikut longsor ke sungai yang berada di bawahnya.

Sepanjang Januari-Februari 2023, tercatat sudah beberapa kali terjadi peristiwa serupa.

Di antaranya, pada 25 Januari 2023, terjadi bencana longsor di 12 titik yang tersebar di tiga desa, yakni Desa Desa Menawan dan Rahtawu (Kecamatan Gebog), serta Desa Japan (Kecamatan Dawe).

Kemudian, pada 17 Februari 2022 juga terjadi peristiwa serupa di Desa Rahtawu yang mengakibatkan akses jalan warga di desa setempat tertutup material longsoran.

 "Bencana longsor yang terjadi, semuanya diawali dengan turunnya hujan deras dengan intensitas sedang hingga lebat. Karena kondisi tanahnya yang labil, tidak mampu menahan resapan air hujan sehingga mengalami tanah longsor," ujarnya.

Untuk itu, masyarakat yang berada di daerah rawan bencana tanah longsor untuk berhati-hati, menyusul curah hujan masih tinggi. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler