3 Efek Samping Minum Kopi Berlebihan yang Bisa Menurunkan Kekebalan Tubuh

Senin, 10 Januari 2022 – 05:34 WIB
Kopi. Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - KEBANYAKAN orang suka minum kopi. Apakah itu di pagi hari setelah bangun tidur, atau siang dan malam hari.

Minum kopi diketahui bisa meningkatkan konsentrasi seseorang dan juga menghilangkan rasa kantuk yang berlebihan.

BACA JUGA: 4 Manfaat Minum Kopi Campur Madu, Suami Tak Lagi Loyo di Ranjang

Namun kenyataannya, kopi tidak memiliki efek yang signifikan pada sistem kekebalan tubuh Anda.

Perasaan hangat yang Anda rasakan saat menyeruput kopi saat sakit memang luar biasa, tetapi itu tidak meningkatkan sistem kekebalan tubuh sama sekali.

BACA JUGA: 5 Cara Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Secara tradisional, kopi tidak berpengaruh pada kekebalan seseorang.

Berikut ini penjelasannya, seperti dikutip laman Thehealthsite.

BACA JUGA: 4 Manfaat Rutin Minum Kopi Campur Telur Ayam Kampung, Bikin Pasangan Ketagihan Mencobanya

1. Memicu pelepasan hormon stres

Kafein yang ada dalam kopi tidak baik jika dikonsumsi secara berlebihan dan bisa merangsang sistem saraf simpatik dengan meningkatkan tingkat stres.

Terlalu banyak stres adalah alasan pelepasan hormon stres, seperti kortisol yang mengganggu fungsi sistem kekebalan tubuh.

Peningkatan kortisol bertanggung jawab atas sejumlah masalah kesehatan yang berkaitan dengan jantung dan fluktuasi gula darah, kolesterol tinggi, dan trigliserida.

Semua kolektif itu membuat sistem kekebalan tubuh Anda turun.

2. Mengganggu sel imun

Asupan kafein yang tinggi menekan produksi antibodi dalam tubuh.

Kafein memblokir sel T dan sel B dalam tubuh untuk menyerang benda asing untuk melawan infeksi.

3. Menyebabkan insomnia

Minum kopi berlebihan juga bisa berdampak pada otak memblokir adenosin neurotransmiter yang bertanggung jawab untuk produksi neurotransmiter lainnya.

Kafein memblokir reseptor adenosin di otak dan hal ini membuat otak lebih waspada.

Dengan lebih banyak reseptor yang tersedia, efek kafein melambat yang membuat Anda lesu dan memengaruhi tidur di penghujung hari.

Dalam jangka panjang, bisa menyebabkan insomnia. Kurang tidur kembali meningkatkan kadar kortisol dan menekan sistem kekebalan tubuh.(fny/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fany

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler