3 Gunung Api Berstatus Waspada, PVMBG Keluarkan Imbauan untuk Masyarakat Sulut

Sabtu, 16 September 2023 – 04:50 WIB
Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Provinsi Sulawesi Utara. (ANTARA/HO-POS PGA Karangetang)

jpnn.com, MANADO - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebut tiga gunung api di Sulawesi Utara (Sulut) saat ini berstatus waspada level dua.

Ketua Tim Kerja Gunung Api PVMBG Ahmad Basuki mengatakan ketiga gunung dalam status waspada ialah Gunung Lokon di Kota Tomohon, Gunung Soputan (Kabupaten Minahasa Selatan/Kabupaten Minahasa Tenggara), dan Gunung Ruang (Kabupaten Kepulauan Sitaro).

BACA JUGA: Ada Kebakaran Hutan, Pendakian Gunung Arjuno Ditutup

"Status waspada ini mengindikasikan kondisi kegempaan serta deformasi meningkat dari status normal level satu," kata Ahmad di Manado, Sabtu.

Dia mengatakan walaupun berstatus waspada, potensi terjadi letusan memungkinkan.

BACA JUGA: Info Terbaru Status Gunung Karangetang

Akan tetapi, ketika masyarakat mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan PVMBG cukup aman.

"Kami mengimbau masyarakat mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan seperti tidak melakukan aktivitas di radius bahaya yang disarankan," ujarnya.

BACA JUGA: Karnaval HUT RI di Mojokerto Jatim Mencekam

Selain ketiga gunung api yang berstatus waspada, di provinsi ujung utara Sulawesi tersebut juga terdapat empat gunung api yang berstatus normal.

Gunung api tersebut adalah Gunung Ambang di Kabupaten Bolaang Mongondow, Gunung Mahawu (Kota Tomohon), Gunung Tangkoko (Kota Bitung), dan Gunung Ruang (Kabupaten Kepulauan Sitaro).

"Satu-satunya gunung api di Sulut yang masih berstatus siaga level tiga adalah Gunung Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro," katanya.

Gunung api Karangetang di Pulau Siau erupsi efusif sejak awal Februari 2023 statusnya dinaikkan menjadi siaga setelah mengalami rentetan kenaikan aktivitas kegempaan. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kebakaran di Bromo Akibat Ulah Manajer Wedding Organizer, Sontoloyo


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler