3 Penyebab Rupiah Terus Melemah

Rabu, 04 Oktober 2017 – 10:59 WIB
Ilustrasi rupiah dan dolar. Foto: JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Rupiah terus melemah dalam kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), Selasa (3/10).

Rupiah berada di posisi Rp 13.582 per dolar AS (USD) atau melemah 83 poin atau 0,61 persen jika dibanding kurs tengah pada hari sebelumnya yang sebesar Rp 13.499 per USD.

BACA JUGA: E-Commerce Wajib Penuhi Izin Uang Elektronik dari BI

Kurs tengah Jisdor kemarin juga merupakan yang terendah sepanjang tahun ini.

Bank Indonesia (BI) menyebutkan, rupiah tidak sendirian dalam menghadapi pelemahan.

BACA JUGA: Terus Melemah, Rupiah Dekati Lampu Kuning

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengungkapkan, mata uang India rupe juga melemah 0,4 persen terhadap dolar AS.

Selain itu, Yen mengalami pelemahan 0,33 persen dan rupiah terpuruk 0,27 persen.

BACA JUGA: Terpacu Bunga Rendah, Kinerja Otomotif Diprediksi Membaik

’’Jadi, bandingkan dulu dengan negara-negara lain, global juga melemah,’’ kata Mirza setelah Rakornas Kadin di Hotel Ritz Carlton, Selasa (3/10).

Mirza menguraikan, ada tiga penyebab pelemahan rupiah.

Yang pertama terkait rencana Presiden AS Donald Trump memberlakukan pemangkasan tarif pajak.

Jika permohonan Trump tersebut disetujui kongres dan senat, hal itu bisa menimbulkan harapan baru ekonomi negara tersebut bisa tumbuh lebih cepat.

’’Dengan begitu, ada kemungkinan suku bunga di AS akan naik lebih cepat dan kemudian di global itu dolar jadi menarik kembali,’’ jelasnya.

Faktor kedua, lanjut Mirza, adalah kemungkinan kenaikan suku bunga acuan AS atau fed fund rate (FFR) pada Desember ini.

Hal itu juga memicu meningkatnya kepercayaan terhadap dolar AS.

Yang terakhir terkait spekulasi pergantian Chairperson The Fed Janet Yellen.

Sangat mungkin calon pengganti Yellen memiliki pandangan moneter yang hawkish atau berpihak pada pengetatan moneter.

’’Spekulasi ini menjadi topik di pasar keuangan,’’ jelas Mirza. (ken/rin/c17/sof)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Rupiah di Titik Terendah Tahun Ini


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler