3 Putra Sumbawa Layak jadi Presiden Direktur NNT

Rabu, 07 November 2012 – 01:35 WIB
JAKARTA - Pemerhati pertambangan, Dinul Haq mengatakan ada tiga nama yang layak menduduki jabatan Presiden Direktur Newmont Nusa Tenggara (NTT) yang ditinggalkan Martiono Hadianto. Mereka adalah Zulkieflimansyah, Malik Salim dan Andi Azisi Amin.

Dinul menjelaskan ketiga nama ini punya kapasitas dan kapabilitas yang sudah tidak diragukan lagi dalam mengelola perusahaan tambang. Zulkiflimansyah merupakan lulusan Inggris dan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI. Malik Salim adalah pakar tambang dan sudah lama malang melintang di dunia pertambangan. Sementara Andi Azisi Amin adalah jebolan Amerika, dan sekarang menjadi pengusaha serta mengajar di salah satu perguruan tinggi di Jakarta.

"Inilah tiga tokoh Sumbawa dan Sumbawa Barat yang mampu dan layak memimpin Newmont," kata Dinul yang juga putra Sumbawa dalam rilisnya yang diterima JPNN, Selasa (6/11).

Dinul mengatakan sudah selayaknya putra Sumbawa yang dipilih menjadi presiden direktur NNT untuk melindungi hak-hak masyarakat Sumbawa. Berbeda dengan Martiono kata dia yang diduga selama ini kongkalingkong dengan Pemerintah Pusat dengan proses pelepasan divestasi sisa saham 7 persen NNT kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Menurut pria yang juga alumnus Universitas Pangeran Diponegoro, dukungan kepada putra Sumbawa untuk menduduki jabatan Presdien Direktur NNT tidak hanya datang dari dirinya, tetapi juga muncul dari stakeholders NTB. Kata dia, dukungan itu datang dari Gubernur NTB, M. Zainul Majdi, Rektor Universitas Samawa, Prof DR Syaifuddin Iskandar, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Farhan Bulkiyah, dan Anggota Komisi II DPRD  Sumbawa Barat M. Sahril Amin Dea Naga.

"Sudah saatnya figur lokal dipercayakan untuk memegang jabatan Presiden Direktur PTNNT," tandas mantan Ketua Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Indonesia (FL2MI) ini.

Masih menurut Dinul, jabatan-jabatan strategis di dalam manajemen PT NNT  sangat penting karena yang merasakan secara langsung dampak buruk keberadaan tambang adalah warga Sumbawa, baik dampak lingkungan, sosial, politik, budaya dan lain-lain. Sementara saat ini di dalam internal manajemen PTNNT masih didominasi oleh tenaga kerja dari luar daerah.

Makanya ia berharap Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang akan digelar setelah proses divestasi selesai dipilih dari tiga nama yang merupakan putra Sumbawa itu. "Ini penting untuk mengakomodir kepentingan daerah," pungkasnya. (awa/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Areal Tanam Susut, Produksi Kedelai Rendah

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler