344 Kasus Penimbunan BBM, 439 Tersangka

Selasa, 03 April 2012 – 12:32 WIB

JAKARTA--Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Boy Rafli Amar mengatakan, kepolisian tetap mengantisipasi dan menangani kasus penimbunan BBM. Sejauh ini, sudah ditangani sebanyak 144 kasus pada Maret. "Dalam antisipasi penggunaan dan penimbunan BBM yang terjadi di seluruh wilayah, kepolisian melakukan langkah penegakkan hukum," ujarnya di Jakarta.

Boy menjelaskan, pada Maret terjadi 344 kasus penimbunan BBM dengan melibatkan 439 tersangka, Februari 12 kasus dengan 12 tersangka, Januari 5 kasus 9 tersangka. "Langkah-langkah ini akan ditangani Direktorat Kriminal Khusus. Dalam kondisi langkah BBM, akan timbulkan gejolak yang tidak diinginkan," tegasnya.

Sejak pemerintah berencana menaikan harga BBM per 1 April, berbagai kasus penimbunan BBM hampir setiap hari terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Meski sudah mengedarkan ketentuan pembelian oleh pengecer, berbagai cara tetap dilakukan oleh penimbun BBM. Akibatnya antrian panjang BBM, tak terhindarkan di berbagai SPBU di daerah.

Sebelumnya, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) gerah melihat harga-harga sembako yang tidak menentu. Karenanya mereka pun berteriak meminta pemerintah menindak tegas para spekulan yang telah "memainkan" harga-harga sembako di pasaran sehingga merangkak naik.

Ketua Fraksi PKB di DPR, Marwan Jafar, mengatakan, harga BBM sampai saat ini belum naik, tapi harga-harga kebutuhan rakyat sudah melonjak.  ”Pemerintah harus memberi sangsi tegas kepada para spekulan itu," tegas Marwan.(dri)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Giliran 40 Instansi Pusat Dilatih Anjab dan ABK


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler