4 Pembalap Indonesia Berjibaku di Seri Ke-4 ATC 2018

Senin, 08 Oktober 2018 – 21:05 WIB
Seri ke-4 ATC 2018 di Thailand. Foto: AHM/JPNN.com

jpnn.com, THAILAND - Seri ke-4 Asia Talent Cup 2018 di Sirkuit Chang, Buriram, Thailand, 9-10 Oktober, dilalui para pembalap Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM) dengan tidak mudah.

Hasil maksimal sudah diraih Afridza Syach Munandar, Mario Suryo Aji, M Adenanta Putra, Muhammad Agung Fachrul, dan Lucky Hendriansya. Bahkan, Adenanta dan Lucky nyaris menapaki podium ketiga, terpaut tipis dengan pembalap di depannya.

BACA JUGA: Selamat, Pembalap Depok Akan Cicipi GP Moto2 Semusim Penuh

Pada race pertama yang digelar Sabtu (9/10), M Adenanta Putra nyaris naik podium ketiga. Dia berhasil finis ke-4, hanya berjarak tak sampai setengah detik dengan pemenang lomba.

Mario yang diharapkan mampu meneruskan tren positif pada balapan sebelumnya harus terjatuh di lap pertama karena disenggol pembalap lain saat berada di barisan depan.

BACA JUGA: 5 Pembalap Indonesia Bertekad Rebut Poin di ATC 2018

Sementara itu, pada race kedua, Minggu (10/10), jalannya balapan makin seru. Giliran Lucky Hendriansya yang mampu bertengger di pos keempat dengan jarak yang juga sangat tipis dengan deretan pembalap peraih podium.

Sepanjang race kedua, empat pebalap Indonesia, di luar Agung, berada di top grup bersama tujuh pembalap lainnya. Pada pertengahan lomba, satu pembalap terjatuh yang membuat top grup berisi 10 orang. Susul-menyusul terjadi hampir di tiap tikungan dan pimpinan lomba silih berganti di tiap lap.

BACA JUGA: Pembalap Indonesia Tampil Maksimal di Moto2 dan Moto3 Jerez

Buat Mario yang setelah empat seri mengemas 96 poin dan bertengger di posisi keempat klasemen, Buriram menjadi seri yang kurang bersahabat. Terjatuh di race pertama, dan melakukan start kurang mulus di race 2 adalah sebagian cerita yang harus dievaluasi.

”Hasil yang kurang memuaskan karena saya berharap mampu meraih poin maksimal di seri ini. Namun bagaimana pun hal ini tetap patut disyukuri dan dijadikan pelajaran untuk seri berikutnya,” kata Mario.

Sementara buat Afridza yang nyaris menang pada race kedua sebelum melakukan kesalahan fatal, harus membayar mahal dan membuang poin penuh sia-sia.

"Terima kasih untuk perjuangan para pebalap muda binaan AHM, untuk mengejar prestasi tertinggi meskipun jalannya tidak mudah. Mereka masih sangat muda, dan saya harap pengalaman yang didapat selama empat seri dan dua seri tersisa dijadikan bahan untuk evaluasi dan pengembangan diri,” kataGM Marketing and Planning Analysis AHM, A. Indraputra.

Hingga seri keempat, selain Mario yang berada di posisi keempat klasemen, Afridza Munandar berhasil mengoleksi 56 poin dan menduduki peringkat keenam. Lalu Lucky Hendriansya di posisi kesembilan dengan 49 poin, Agung Fachrul di posisi ke-10 dengan 47 poin, dan M Adenanta Putra di posisi ke-12 dengan 43 poin.

ATC Musim 2018 masih menyisakan dua seri lagi, yakni di Twin Ring Motegi, Jepang, 19-21 Oktober, dan Sepang, Malaysia, pada 2-4 November 2018. Masing-masing seri diselenggarakan dua race untuk perebutan poin. (mg8/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Impian AHM Bawa Pembalap Indonesia Cicipi Panasnya MotoGP


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler