4 Remaja Membawa Senjata Tajam dan Kondom ke Pasar Malam, Warga Curiga, Begini Akhirnya

Jumat, 15 April 2022 – 05:45 WIB
Empat remaja di Gowa, Sulawesi Selatan diamankan polisi. Foto: Dok Humas Polres Gowa

jpnn.com, GOWA - Polisi membekuk empat remaja asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan karena kedapatan membawa senjata tajam berupa busur panah dan ketapel termasuk kontrasepsi alias kondom di pasar malam

Polsek Somba Opu menangkap keempat remaja itu pada Kamis (14/4) malam. Mereka berinisial DA (15), TK (15), FJ (15) dan RE (15).

BACA JUGA: 3 Remaja Ini Meresahkan Warga, Lihat Barang Buktinya

Saat ini mereka dalam pemeriksaan oleh polisi. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Humas Polres Gowa AKP Hasan Fadhlyh menerangkan para remaja itu awalnya diamankan warga di pasar malam. 

BACA JUGA: Kedatangan Ramadan dan Musim Tawuran di Pinggir Kali

Menurut dia, warga awalnya menaruh curiga gerak-gerik para remaja itu. Ketika dilakukan pemeriksaan, ternyata remaja itu memiliki senjata tajam. 

Kemudian warga yang ada di pasar malam tersebut melaporkan kepada polisi.

BACA JUGA: Tante Atien Tidak Suka Pakai Ini Saat Begituan

"Awalnya warga curiga dan periksa empat orang remaja. Warga pun menemukan busur lengkap dengan anak panah dan ketapel yang dibawa remaja tersebut," kata AKP Hasan, Kamis (14/4) malam.

AKP Hasan menambahkan empat remaja diserahkan oleh Polsek Somba Opu kepada Polres untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

"Sekarang mereka dilakukan pemeriksaan oleh penyidik dan barang bukti yang diamankan," tambahnya.

AKP Hasan meminta kepada masyarakat terutama orang tua agar memperhatikan anaknya. 

"Kami minta kepada seluruh orang tua agar menjaga dan mengawasi pergaulan anaknya," cetusnya.

Saat ini, Polres Gowa terus bekerja ekstra keras menuntaskan kasus pembusuran yang terjadi akhir-akhir ini. 

Sebelumnya, sekelompok pemuda menyerang pengendara mobil di perbatasan Gowa-Makassar. Terduga pelaku dalam pengejaran polisi.(mcr29/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jangan Kaget, Masalah Baru Muncul Setelah Presiden Bikin Ritual di Titik Nol IKN, Lihat


Redaktur : Friederich Batari
Reporter : M. Srahlin Rifaid

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler