41 Pelajar SMP Mawar Sharon Tidak Ikut UN

Sabtu, 09 Mei 2015 – 00:04 WIB
ISI WAKTU: Siswa SMP Mawar Sharon di sela mengikuti ujian nasional pendidikan kesetaraan (UNPK) dengan belajar di perpusatakaan SDN Semolowaru II. Foto Umi Hany Akasah/Radar Surabaya/JPNN.com

jpnn.com - JPNN.com SURABAYA - Ketika ribuan siswa SMP mengerjakan ujian nasional (UN), nasib berbeda dialami 41 siswa SMP Mawar Sharon Christian School. Mereka tidak bisa ikut UN lantaran terkendala izin operasional.

Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, Jawa Timur tidak memberikan izin kepada sekolah untuk menyelenggarakan UN.

BACA JUGA: Pencairan Dana BOS Madrasah Terhambat Aturan Menkeu

Akhirnya, 41 siswa sekolah berada di Jalan Cempaka itu bergabung dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Nusantara.

Mereka juga mengikuti ujian nasional pendidikan kesetaraan (UNPK) di SDN Semolowaru II.

BACA JUGA: Top! Pelajar Indonesia Juara Umum Olimpiade Sains

Sejak Senin lalu (4/5), para siswa SMP Mawar Sharon mengikuti UNPK di SDN Semolowaru II. Mereka juga belajar di perpustakaan pada jam istirahat atau setelah selesai mengerjakan sebelum waktu UNPK selesai.

Entah apa masalah yang membuat SMP Mawar Sharon tidak memiliki izin operasional. Tidak banyak orang tua siswa dan guru yang tahu.

BACA JUGA: Besok Hasil SNMPTN Diumumkan, Dipastikan Banyak yang Gagal

Sementara itu, pihak SMP Mawar Sharon menolak memberikan komentar.

Ketika wartawan Radar Surabaya (Grup JPNN.com) mendatangi sekolah tersebut, satpam sekolah diminta manajemen menolak wartawan yang berniat meminta klarifikasi.

Alasannya, SMP Mawar Sharon memiliki peraturan tidak menerima wartawan dari mana pun.

Menurut salah satu guru (tidak mau disebutkan namanya), masalah izin operasional muncul pada perpindahan jabatan dari Kepala Dispendik Surabaya Sahudi ke Kepala Dispendik Surabaya Ikhsan pada 2012. (wah/jee/awa/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Guru Merasa jadi Korban Razia


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler