49 Warga Keracunan Makanan di Acara Yasinan, Dua Orang Tewas

Jumat, 21 Desember 2018 – 15:10 WIB
Mayat. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, KUALATUNGKAL - Sebanyak 49 warga Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Jambi, diduga mengalami keracunan makanan.

Peristiwa ini terjadi setelah mereka menyantap makanan soto lontong pada acara yasinan Mingguan ibu-ibu yang digelar pada Senin (17/12) lalu.

BACA JUGA: Pitria Nopa Asriani Siap Suarakan Aspirasi Jambi di Senayan

Kapolres Tanjab Barat AKBP ADG Sinaga, S.IK melalui Kapolsek Pengabuan Iptu Agus A Purba dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya keracunan makanan itu diduga setelah memakan soto lontong di rumah salah satu warga atas nama Jumiyati yang beralamat di Lorong Banjar RT. 10 Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan Senin (17/12) sekira pukul 14.00 WIB.

“Dari 49 orang, dua orang diantaranya meninggal dunia. Kedua orang ini yang meninggal merupakan anak-anak setelah dirawat di Rumah Sakit Umum Raden Mattaher Jambi. Selain itu satu orang warga lainnya saat ini masih dirawat dan kritis," ujarnya saat dikonfirmasi Rabu (19/12) kemarin.

BACA JUGA: Ke Taman Hutan Kota Jambi, Menteri Siti Nurbaya Terbayang..

Identitas korban meninggal dunia atas nama Ahmad, 11, dan Musa, 4. Sedangkan korban kritis atas nama Maryam (8) masih dirawat di RS Siloam Jambi. Ketiga korban merupakan anak dari Abdul Rasyid warga Lorong Aban RT. 02 Kelurahan Teluk Nilau.

Sementara, sebanyak 23 korban saat ini sedang dirawat di Puskesmas Teluk Nilau. "Dan, untuk para korban lainnya saat ini telah dilakukan penanganan medis oleh petugas Puskesmas Teluk Nilau dengan mendatangi rumah korban masing - masing," tambahnya.

BACA JUGA: Tiga Korban Tewas Mobil Terseret Banjir Hendak Berlibur

Pihak kepolisian, saat ini sudah mengambil langkah-langkah dengan mendatangi TKP dan mengambil sampel makanan.

"Kita masih melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan keracunan makanan ini," pungkasnya.

Kasat Reskrim Polres Tanjab Barat Iptu Dian Purnomo menambahkan, saat ini anggotanya sudah di lokasi untuk melakukan penyelidikan terkait adanya 49 orang yang diduga keracunan akibat acara yasinan pada hari Senin lalu.

"Anggota sudah berangkat. Saat ini masih penyelidikan,’’ ujarnya.

Dilanjutkannya, pemeriksaan sendiri dilakukan kepada saksi yang berkaitan dengan kejadian keracunan yang mengakibatkan 2 orang meninggal dunia itu

"Yang diperiksa saksi, yang masak, masaknya pakai apa aja. Pokoknya yang berkaitan dengan itu," tambahnya.

Sampai saat ini Polres kabupaten Tanjab Barat belum ada menetapkan status tersangka dalam kejadian ini

"Belum ada tersangka. Nanti kalau ada perkembangan dikasih tau," tutupnya.

Terpisah, Camat Pengabuan, Hermansyah dikonfirmasi Rabu (19/12) juga membenarkan kejadian ini. Namun camat camat belum bisa memastikan apakah penyebabnya karena keracunan makanan.

"Memang setelah kejadian itu ada warga kita yang dirawat di puskesmas puncaknya ada warga yang meninggal dunia, adapun makanan yang di makan yakni soto," ungkapnya.

Iapun mengatakan kejadian ini mulai dirasakan warga sejak Senin hingga Selasa kemarin. Pihak kecamatan juga sudah melaporakan kejadian ini ke pihak kepolisian dan Dinas Kesehatan Tanjab Barat.

"Kasus ini sedang ditangani kepolisian," ujarnya.

Ia juga mengatakan selain anak-anak, ada juga ibu-ibu yang sedang mengandung juga terkena keracunan dan saat ini sedang dirawat di puskesmas pengabuan. (sun)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mantan Kadis Pertanian Tebo Divonis 20 Bulan Penjara


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler