5 Hal yang Sebaiknya Jangan Anda Lakukan Setelah Makan, Bahaya Lho

Sabtu, 26 Juni 2021 – 06:27 WIB
Ilustrasi mandi.

jpnn.com, JAKARTA - KEBIASAAN yang Anda lakukan setelah makan ternyata sangat memengaruhi kesehatan tubuh kamu.

Ada beberapa kebiasaan setelah makan yang tanpa Anda sadari sangat tidak baik untuk tubuh.

BACA JUGA: Lapar lagi setelah 2-4 Jam Makan Sahur? Ini Penyebabnya!

Apa saja itu? Berikut ini penjelasannya, seperti dilansir laman Genpi.co.

1. Makan buah

BACA JUGA: Jangan Minum Teh Setelah Makan, Bahaya Lho

Makan buah memang baik. Namun, hal ini tidak dianjurkan untuk dilakukan setelah makan.

Makan buah setelah makan akan membuat perut menjadi kembung.

BACA JUGA: Mandi Air Panas Bisa Mencegah Penyakit Diabetes?

Sebab, buah tersebut tidak bisa dicerna dengan baik. Oleh karena itu tunggu beberapa saat apabila Anda ingin makan buah setelah makan.

2. Merokok

Para perokok mempunyai kebiasaan untuk merokok setelah makan.

Padahal kebiasaan ini mampu meningkatkan risiko kanker usus, radang usus besar, dan iritasi lambung.

Beberapa hal di atas sebaiknya dihindari setelah makan. Pasalnya, kebiasaan tersebut mampu mengakibatkan rasa ketidaknyaman di perut dan akan meningkatkan risiko kesehatan yang lebih berbahaya.

3. Mandi

Mandi setelah makan juga mampu mengganggu pencernaan dan menimbulkan rasa ketidaknyaman di perut.

Pencernaan membutuhkan banyak energi dan darah ketika sedang mencerna makanan.

Namun, ketika seseorang mandi setelah makan, maka aliran darah akan terhenti.

4. Tidur

Tidur setelah makan merupakan salah satu hal yang sering dilarang.

Pasalnya, ketika langsung tidur setelah makan, maka makanan tidak akan dicerna dengan baik dan membuat asam lambung naik.

Sehingga akan menimbulkan rasa seperti terbakar di tenggorokan dan kerongkongan.

5. Berenang

Beberapa orang berpikir olahraga ringan seperti berenang akan membantu mereka untuk menyingkirkan rasa bersalah setelah makan.

Padahal apabila langsung berenang setelah makan, maka hal ini akan mengakibatkan kram perut dan mampu berakibat fatal.(genpi/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Fany

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler