5 Olahraga Bagi yang Mudah Sesak Napas

Selasa, 21 Januari 2014 – 15:23 WIB
Ilustrasi

jpnn.com - TIDAK ada larangan bagi pasien asma untuk berolahraga, malah justru dianjurkan. Namun pemilihan jenis olahraga sebaiknya dipertimbangkan baik-baik, sebab beberapa di antaranya bisa memicu sesak napas kambuh. Beberapa jenis olahraga yang aman dan dianjurkan bagi pasien asma adalah sebagai berikut:

1. Yoga

BACA JUGA: Ini Dia Hormon yang Bikin Suami Selalu Tertarik Istri

"Saya pikir karena kontrol napas. Latihan napas mengaktifkan area yang lebih besar di paru-paru," kata ahli penyakit dalam di Lenox Hill Hospital New York City, tentang kelebihan yoga bagi pasien asma Robert Graham, MD, seperti dilansir laman Health.com.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang melakukan yoga selama 1,5 jam dalam seminggu selama 10 minggu bisa mengurangi pemakaian obat asma. Manfaat yang sama juga bisa didapat dengan mempraktikkan olahraga beladiri pernapasan asal China, Tai Chi.

BACA JUGA: Ini Cara agar Tetap Dekat dengan Anak Sibuk Kerja

2. Sepeda santai

Mengayuh sepeda untuk balapan mungkin bisa membuat asma anda kambuh, tetapi tidak jika dilakukan dengan santai. Asma anda kambuh saat bersepeda biasanya dipicu oleh napas yang ngos-ngosan sehingga saluran napas mengalami kekeringan.

BACA JUGA: Pulihkan Semangat Kerja dengan Sinar Surya

3. Tenis

Olahraga yang menggunakan raket memungkinkan pasien asma untuk berolahraga dengan jeda istirahat yang teratur, serta akses yang mudah untuk mengambil minuman. Kekambuhan asma terjadi bila saluran napas mengalami kekeringan karena terjadi penguapan saat ngos-ngosan.

4. Lari

Lari jarak dekat jarang menyebabkan kekambuhan asma. Tetapi lari marathon bisa saja memicu kekeringan di saluran napas, terutama saat ngos-ngosan karena kelelahan. Namun bila memang suka, bukan berarti lari jarak jauh tidak boleh dilakukan pengidap asma. Yang terpenting, kondisinya terkontrol dan mendapatkan pengobatan yang diperlukan.

5. Renang

"Olahraga ideal untuk pengidap asma adalah berenang karena bisa bernapas di udara yang lembab dan kadang hangat," kata Dr Holbreich.

Berada pada posisi horisontal selama berenang juga bisa membebaskan mukus atau lendir yang mendengap di dasar paru-paru. Namun diingatkan, kandungan klorin dalam kolam renang yang terlalu banyak juga bisa memicu asma.(fny/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ada 8 Benda Paling Berkuman di Rumah Anda


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler