5 Pembangkit Raih Peringkat Tertinggi K2, Defy Indiyanto Apresiasi Prestasi PJB

Rabu, 04 November 2020 – 11:25 WIB
Sekretaris Ditjen Ketenagalistrikan Munir Ahmad menyerahkan Piala penghargaan Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) 2020 kepada PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) di Jakarta, Selasa (3/11/2020). Foto: Dok. PJB

jpnn.com, JAKARTA - Lima unit pembangkit yang dikelola PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) berhasil meraih nilai tertinggi dalam seleksi penghargaan Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) 2020.

Seleksi yang digelar Ditjen Ketenagalistrikan itu menetapkan tujuh unit pembangkit masuk dalam passing grade dengan perolehan nilai tertinggi.

BACA JUGA: Geber Mobil Listrik, Ridwan Kamil Bilang Begini

Dari 46 peserta, terdapat 7 pembangkit listrik yang memperoleh passing grade tertinggi dari masing-masing kategori. Lima di antaranya merupakan pembangkit yang dikelola PJB dan PJBS. Meliputi PLTU Paiton 1 dan 2, PLTGU Gresik, PLTU Belitung, PLTU Teluk Balikpapan, dan PLTU Tidore. Sedangkan dua lainnya adalah PLTGU Keramasan dan PLTGU Tello.

Piala penghargaan diserahkan secara langsung oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Munir Ahmad bersama Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Wanhar di Ruang Samaun Samadikun Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Jakarta pada Selasa (3/11/2020), dan disaksikan secara virtual oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif.

BACA JUGA: Bamsoet Minta PLN Beri Kompensasi Kepada Masyarakat Terdampak Pemadaman Listrik di Jabodetabek

Penghargaan K2 ditujukan untuk memberikan apresiasi dan meningkatkan kesadaran badan usaha penyediaan ketenagalistrikan, khususnya pembangkit tenaga listrik dalam pemenuhan ketentuan K2 agar tercipta kondisi instalasi tenaga listrik yang aman, andal dan ramah lingkungan. Selain itu, juga untuk menciptakan safety culture pada sub sektor ketenagalistrikan.

Komisaris PJB yang juga Ketua Komite Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) Defy Indiyanto Budiarto memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh Direksi maupun manajemen PJB dan PJBS, atas prestasi yang dicapai di tengah situasi Covid-19 seperti saat ini.

BACA JUGA: Jaringan PLN dan Telkom di Bekasi Terputus

“Ini merupakan kado terindah di ulang tahun PJB yang ke-25 tahun. Semoga prestasi yang didapat bisa dipertahankan dan menjadikan penyemangat untuk menularkan hal positif ke unit-unit lainnya sehingga ke depan mendapatkan lebih banyak lagi prestasi, dan PJB menjadi yang terbesar, terdepan, terbaik, dan tentunya menjalankan core value "AKHLAK" yang digagas oleh Menteri BUMN Erick Thohir," tuturnya.

Defy menuturkan, PLTU Paiton 1 dan 2 telah tiga kali berturut-turut berhasil mendapatkan penghargaan terbaik pada kategori PLTU Grid Code Jawa-Madura-Bali Skala Besar. PLTU berkapasitas terpasang 2x400 MW ini juga telah tiga tahun berturut-turut berhasil meraih PROPER Emas.

“Tim juri menyebutkan hasil yang didapatkan PLTU Paiton tahun ini sangat tinggi dan nyaris sempurna," katanya.

Sementara itu, dalam dialog interaktif secara virtual, Arifin Tasrif memberikan apresiasi kepada General Manager PT PJB UP Paiton Mustofa Abdillah atas prestasi yang diraih UP Paiton.

“Prestasi ini harus terus dijaga. Menjadi juara bertahan itu sulit, harus ada inovasi untuk selalu kreatif dan inovatif untuk mempertahankan gelar,” pesan Menteri ESDM.

Di samping penghargaan dari Kementerian ESDM, PJB juga mendapatkan prestasi dalam QUATTRICK As Our Silver Horizon, Seleksi Inovasi Nasional PLN SPKI ke XXIII 2020. Prestasi yang diraih yaitu Juara 1 kategori inovasi strategis, Juara 1 Bidang Technical Supporting, dan Juara 2 Bidang Proses Bisnis Manajemen.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler