57 Pelajar SMK di Kabupaten Sukabumi Diamankan Polisi

Senin, 30 Mei 2022 – 22:53 WIB
Puluhan pelajar SMK asal Kabupaten Sukabumi ditangkap personel gabungan yang hendak melakukan aksi penyerangan terhadap salah satu sekolah di Kota Sukabumi, Senin (30/5/2022). ANTARA/Aditya Rohman

jpnn.com, SUKABUMI - Petugas gabungan mengamankan puluhan oknum pelajar SMK asal Kabupaten Sukabumi yang hendak melakukan penyerangan terhadap salah satu sekolah di Kota Sukabumi.

"Ada 57 oknum pelajar SMK asal Kabupaten Sukabumi yang kami tangkap. Hingga malam ini kami masih melakukan pendataan dan meminta keterangan dari para pelajar tersebut terkait rencana penyerangan ke salah satu sekolah di Kota Sukabumi," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin, Senin malam.

BACA JUGA: Tawuran yang Menewaskan Pelajar di Jatinegara Berawal dari Masalah Sepele, MF Ditusuk

Menurut Kapolsek Warudoyong Kompol Budi Setiana, dari hasil pemeriksaan ditemukan beberapa fakta terkait rencana penyerangan dan tawuran antarpelajar tingkat SMK ini, yakni dari hasil percakapan melalui pesan pendek WhatsApp pada handphone milik sejumlah pelajar.

Penangkapan para pelajar ini berawal saat Unit Patroli Polsek Warudoyong meminta puluhan siswa SMK tersebut yang sedang berkumpul di persimpangan Jalan Raya Cemerlang, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi untuk membubarkan diri.

BACA JUGA: Warga Curiga dengan Aktivitas 20 Remaja di Indekos, 3 Orang Diamankan, Lihat Tuh

Namun, mereka justru melarikan diri sehingga membuat curiga petugas dan langsung berkoordinasi dengan Polres Sukabumi Kota serta Koramil Warudoyong untuk melakukan pengejaran dan penangkapan.

Meskipun tidak ditemukan adanya pelajar yang membawa senjata tajam, tetapi pihak Polsek Warudoyong berkoordinasi dengan Satuan Narkoba Polres Sukabumi Kota untuk melakukan pemeriksaan urine kepada puluhan pelajar tersebut, dan hasilnya negatif.

Tak hanya itu, polisi pun memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan para pelajar SMK.

"Para pelajar yang kami tangkap masih dikumpulkan di Mapolsek Warudoyong. Baru diizinkan pulang setelah dijemput orang tuanya dan membuat surat pernyataan tidak akan kembali melakukan hal yang sama dan siap diberikan sanksi jika kedapatan tawuran atau menyerang pelajar dari sekolah lain," katanya. (antara/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Sukabumi   Pelajar SMK   SMK   Polisi  

Terpopuler