6 Bahaya Terlalu Sering Konsumsi Mentimun, Nomor 1 Mengandung Senyawa Beracun

Selasa, 09 Februari 2021 – 07:54 WIB
ilustrasi dada sesak.

jpnn.com, JAKARTA - SIAPA yang tidak suka mentimun renyah dan dingin?

Meski menawarkan berbagai macam kebaikan, ada juga beberapa efek samping dari mentimun.

BACA JUGA: 5 Manfaat Makan Mentimun di Malam Hari

Berikut ini beberapa efek samping terlalu sering konsumsi mentimun untuk kesehatan, seperti dilansir laman Genpi.co.

1. Mengandung senyawa beracun

BACA JUGA: 7 Manfaat Jus Mentimun untuk Kesehatan Secara Keseluruhan

Menurut berbagai studi, kandungan mentimun, seperti cucurbitacin dan tetracylic triterpenoid bisa menimbulkan efek racun di dalam tubuh.

Kedua senyawa inilah yang memberikan sedikit rasa pahit ketika dikonsumsi.

BACA JUGA: Selain untuk Detoks, Ini Manfaat lain dari Air Mentimun

Para ahli bahkan menyatakan mengonsumsi mentimun terlalu berlebihan bisa mengancam nyawa.

Maka dari itu, batasi porsi mentimun dan jangan berlebihan dalam memakannya.

2. Menyebabkan hilangnya cairan

Mentimun menjadi salah satu sayuran yang mengandung kadar air terbanyak.

Namun, efek samping mentimun menyebabkan hilangnya cairan dalam tubuh.

Biji mentimun mengandung cucurbitin, yakni senyawa yang memiliki sifat diuretik sehingga intensitas buang air kecil makin meningkat.

Akan tetapi, sifat diuretik mentimun tergolong ringan. Itulah mengapa ketika mengonsumsi mentimun dalam jumlah yang wajar dianggap aman.

Namun, ketika mengonsumsi mentimun terlalu banyak, cucurbitin akan menyebabkan tubuh kehilangan cairan sehingga keseimbangan elektrolit tak terjaga.

3. Mengganggu proses pembekuan darah

Mentimun mengandung vitamin K yang cukup tinggi.

Ketika mengonsumsinya dalam porsi yang banyak, proses pembekuan darah di dalam tubuh bisa terganggu akibat kadar vitamin K yang terlalu tinggi dalam tubuh.

Jika sedang mengonsumsi obat-obatan pengencer darah seperti warfarin, ada baiknya tidak mengonsumsi banyak mentimun.

4. Mengundang reaksi alergi

Beberapa orang terbukti pernah mengalami alergi terhadap mentimun.

Jika Anda salah satunya, sebaiknya hindari mentimun dalam bentuk apa pun.

Sebab, berbagai gejala alergi mentimun biasanya seperti ruam kulit, pembengkakan, dan sesak napas.

Hati-hati, efek samping mentimun yang satu ini bisa menimbulkan anafilaksis atau reaksi alergi yang sangat berbahaya.

5. Kelebihan vitamin C

Mentimun mengandung kadar vitamin C yang cukup tinggi. Nutrisi ini memang sangat penting untuk menjaga sistem imun tubuh dari penyakit, seperti pilek atau flu.

Vitamin C juga merupakan sebuah antioksidan yang bisa melawan radikal bebas.

Namun, ketika mengonsumsi mentimun terlalu banyak, kadar vitamin C yang berlebihan itu malah bisa menyerang tubuh.

Hal ini juga bisa menyebabkan munculnya radikal bebas yang mampu mengakibatkan datangnya penyakit.

6. Menyebabkan perut kembung

Mentimun mengandung cucurbitacin. Senyawa ini bisa menyebabkan terganggunya sistem pencernaan, terutama mereka yang memiliki sistem pencernaan sensitif.

Bahkan, mengonsumsi cucurbitacin terlalu banyak dipercaya bisa menyebabkan perut kembung.(genpi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fany Elisa

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler