6 Makanan Tinggi Kalori ini Bisa Bantu Bakar Lemak

Senin, 27 November 2017 – 23:10 WIB
Diet. Ilustrasi. Foto IST

jpnn.com - Berat badan yang bertambah pastinya membuat kita jengkel. Tubuh kita terdiri dari berbagai dasar komponen dan salah satunya adalah lemak.

Ada dua tipe lemak dalam tubuh, yaitu lemak esensial dan lemak yang disimpan.

BACA JUGA: Ketahui Dampak Kafein pada Penderita Diabetes

Jumlah lemak yang tersimpan berlebihan bahkan bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh karena bisa membuat berhadapan dengan berbagai masalah kesehatan.

Di bawah ini jenis beberapa makanan tinggi kalori yang bisa membantu membakar lemak dengan cepat, seperti dilansir laman India Times, Minggu (26/11).

BACA JUGA: 4 Manfaat Sarapan Pagi

1. Kuning telur

Memilih hanya putih telur dan bukan seluruh telur mungkin tampak seperti cara mudah untuk menghemat kalori, tapi mungkin tidak benar-benar membantu Anda menurunkan berat badan dalam jangka panjang.

BACA JUGA: Turunkan Berat Badan dengan Konsumsi Serat

Kuning telur banyak mengandung nutrisi penting seperti vitamin A, B-vitamin, K2, dan kolin.

Nutrisi ini membantu mendukung fungsi metabolisme dan kesehatan tiroid Anda, yang keduanya sangat penting untuk menurunkan berat badan.

2. Coklat hitam.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Louisiana State University menemukan bahwa mikroba usus kita memfermentasi coklat dan meningkatkan produksi tubuh dari senyawa yang disebut butirat.

Butirat adalah asam lemak yang mendorong tubuh kita untuk membakar lemak sebagai bahan bakar dan mengendalikan peradangan.

Pastikan Anda mengonsumsi coklat dengan kandungan kakao 70 persen atau lebih.

3. Pisang.

Karena pisang mengandung kalium, mereka membantu mencegah retensi air dalam tubuh yang pada gilirannya mengurangi kembung atau pembengkakan tubuh.

Selain itu, pisang kaya akan kolin dan semua jenis Vitamin B, pisang mencegah tubuh menyimpan lemak, terutama di daerah perut.

Mereka melakukan ini dengan mempercepat proses pembakaran lemak karena memengaruhi gen penyimpanan lemak di tubuh secara langsung.

Pisang juga bisa membantu menangkal hasrat makanan cepat saji untuk kemudian dengan membuat Anda kenyang dan membantu pencernaan makanan.

Kaya dengan potassium, pisang membantu mencegah retensi air dalam tubuh, yang pada gilirannya membantu mengurangi kembung dan pembengkakan di dalam (termasuk perut).

Kehadiran Vitamin B dan kolin juga mencegah tubuh menyimpan lemak di daerah perut.

Salah satu sifat terbaik tentang pisang adalah fakta bisa mempercepat gen pembakaran lemak di tubuh Anda, membantu dan pencernaan dan membuat kenyang lebih lama, membantu menangkal keinginan untuk mengonsumsi junk food.

4. Susu penuh lemak dan ghee.

Penelitian saat ini menunjukkan bahwa populasi yang mengonsumsi susu berlemak tinggi memiliki tingkat obesitas yang lebih rendah daripada mereka yang mengonsumsi susu rendah lemak.

Sementara temuan ini bisa jadi karena banyak faktor, lemak susu, seperti ghee, mengandung asam lemak yang disebut conjugated lineoleic acid (CLA) yang diperkirakan bisa memperbaiki lemak.

Plus, lemak ekstra dari makanan olahan susu berlemak seperti yogurt Yunani berlemak membuat Anda merasa lebih kenyang.

Itu berarti Anda akan memiliki keinginan untuk ngemil lebih sedikit dan makan lebih sedikit secara keseluruhan.

Meskipun stok susu rendah lemak atau bebas lemak telah meningkat popularitasnya karena lemak jenuh pada susu berlemak penuh mendapat demonized di tahun 90an, penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi susu berlemak tinggi memiliki tingkat obesitas lebih rendah daripada lemak rendah.

Salah satu alasan utamanya adalah asam lemak yang disebut asam linoleat terkonjugasi (CLA), yang juga ditemukan di ghee. CLA membuat Anda merasa kenyang cukup sehingga pikiran Anda tidak akan merasakan dorongan untuk ngemil sesering mungkin, memastikan Anda memotong kalori ekstra untuk selamanya.

6. Minyak kelapa.

Minyak kelapa membantu meningkatkan kemampuan tubuh untuk mencerna makanan dan menyerap nutrisi sehingga Anda bisa makan lebih sedikit tanpa merasa lemas atau lelah setiap saat.

Suplemen diet minyak kelapa justru mengurangi obesitas perut dalam sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Lipids.

Trimesterol menengah C.O., yang dibakar sebagai energi dan bukannya disimpan sebagai lemak dan asam laurat, yang telah ditunjukkan untuk menunjukkan lemak perut dan membakarnya.

Minyak kelapa memiliki khasiat untuk mencerna makanan dan menyerap nutrisi dari makanan Anda yang membantu Anda tetap bersemangat sepanjang hari.

Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Lipids mengungkapkan bahwa minyak kelapa mengurangi obesitas perut saat dikonsumsi sebagai suplemen.

Ramuan rahasia ini adalah jenis lemak jenuh khusus yang tersimpan dalam Minyak Kelapa, trigliserida rantai menengah (MCT), yang terkenal dengan lemak perut yang membakar.

MCT adalah lemak jenuh satu-of-a-kind yang dibakar sebagai energi dan bukannya disimpan sebagai lemak.(fny/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dampak Buruk Diet Ketat untuk Turunkan Berat Badan


Redaktur & Reporter : Fany

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler