6 Manfaat Menakjubkan Terapi Bekam yang Bikin Anda Ketagihan

Kamis, 24 Desember 2020 – 10:57 WIB
Bekam. Foto: Care2.com

jpnn.com, JAKARTA - TINDAKAN melakukan bekam adalah sunnah Nabi Muhammad SAW.

Praktiknya sangat dianjurkan dan ditekankan dalam sejumlah narasi.

BACA JUGA: Jennifer Aniston Tak Malu Berkulit Belang Bekas Bekam

Praktik hijama atau bekam merupakan bagian integral dari pengobatan Nabi Muhammad SAW.

Gelas yang digunakan di Hijama atau bekam terbuat dari plastik atau bambu, tetapi kebanyakan kaca.

BACA JUGA: Benarkah Bekam Bermanfaat untuk Kesehatan, Simak ni Penjelasannya

Sebelum perawatan dimulai, minyak dioleskan ke kulit pasien untuk membantu cangkir meluncur selama perawatan.

Berikut ini beberapa manfaat bekam yang perlu Anda ketahui, seperti dilansir laman Genpi.co.

BACA JUGA: Apakah Minum Kopi Bisa Meredakan Stres?

1. Mengatasi tekanan darah tinggi

Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi salah satu penyakit yang sangat kompleks.

Karena bisa meningkatkan beberapa resiko penyakit lain seperti diabetes, jantung, ginjal dan beberapa jenis penyakit lain.

Bekam basah bisa mengendalikan penyakit tekanan darah tinggi.

Beberapa bekam yang dilakukan di kepala, bahu dan badan bisa menurunkan tekanan darah secara signifikan.

Namun proses terapi ini sebaiknya dilakukan oleh ahli yang sudah menguasai bekam.

2. Mengendalikan stres

Stres bisa menjadi salah satu hambatan kondisi perasaan yang paling sering terjadi pada semua orang.

Penyebabnya sangat beragam mulai dari masalah pekerjaan, tekanan hidup, kebutuhan ekonomi dan berbagai persoalan lain.

Stres sering menyebabkan masalah lain berupa penyakit tertentu seperti jantung, tekanan darah tinggi, dan depresi.

Bekam kering dan bekam basah bisa menyembuhkan keluhan ini dengan menciptakan rasa santai dan rileks untuk beberapa bagian tubuh.

Bahkan pada titik tertentu dalam tubuh bisa dikendalikan dengan bekam. Pikiran Anda bisa menjadi lebih nyaman setelah bekam.

3. Mengatasi kelelahan

Bekam akan menyembuhkan semua rasa tidak nyaman pada tubuh.

Seperti tubuh yang lelah, nyeri pada otot, nyeri dan pegal, leher yang kaku, punggung yang sakit dan berbagai keluhan lain.

Bekam kering maupun bekam basah akan mengatasi semua rasa tubuh yang tidak nyaman.

Bekam akan menarik semua udara kotor dalam tubuh dan juga mengeluarkan semua darah yang tidak bersih dari tubuh, dengan cara ini maka Anda akan merasa lebih nyaman dan sehat.

4. Menyembuhkan sakit kepala

Bekam sering dilakukan dibagian bahu atas, badan, atau kepala.

Untuk bagian kepala maka bagian yang dibekam harus dicukur.

Beberapa titik yang berhubungan dengan sakit kepala akan diobati dengan bekam. Udara maupun darah yang kotor dari titik ini bisa meringankan sakit kepala.

Juga sangat efektif untuk mengatasi sakit kepala karena masuk angin dan kelelahan.

5. Mengeluarkan racun dari tubuh

Racun masuk ke dalam tubuh dari makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap hari.

Bahkan air yang kita minum juga mengandung racun yang cukup berbahaya.

Racun yang terus menumpuk akan memengaruhi metabolisme dan sistem kerja organ tubuh. Anda bisa mencoba mengeluarkan racun dengan bekam basah.

Salah satu ukuran yang paling sering terlihat jika tubuh Anda memiliki banyak racun, maka darah hitam akan keluar.

Jika darah yang keluar masih merah maka tubuh Anda tidak memiliki banyak racun.

Terapi untuk mengeluarkan racun dengan bekam sebaiknya dilakukan secara rutin.

6. Menyehatkan pembuluh darah

Pembuluh darah bekerja untuk menyalurkan darah ke semua bagian tubuh. Jantung menjadi alat pompa darah yang sangat penting untuk tubuh.

Namun nutrisi tubuh yang masuk ke bagian tubuh juga bisa mengalir lewat pembuluh darah dengan bentuk sari makanan yang diikat oleh darah.

Terkadang beberapa jenis makanan seperti lemak bisa menumpuk dalam pembuluh darah yang menyebabkan pengerasan dan plak.

Untuk mengeluarkan semua penyumbatan pada pembuluh darah maka bekam bisa menjadi cara yang paling aman.

Titik tertentu dalam tubuh akan dibekam dengan jenis bekam kering untuk mengeluarkan semua sumbatan pada pembuluh darah.(genpi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fany Elisa

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler