7 Icons Bubar, PJ Besarkan The Icons

Selasa, 11 November 2014 – 13:30 WIB
7 Icons Bubar, PJ Besarkan The Icons. Nyata/JPNN.com

jpnn.com - Setelah 7 Icons resmi keluar dari label, muncul kabar bahwa terjadi konflik yang terjadi di antara personelnya. Hal itu dibantah PJ, Mesty, Nataly, dan Grace. Menurutnya, keputusan tiga rekannya untuk hengkang lebih disebabkan karena alasan pribadi. Ada yang ingin bersolo karir, ada juga yang ingin fokus menjadi ibu rumah tangga.

“Kalau soal berantem, dari 3-4 tahun lalu juga sudah berantem. Namanya juga cewek. Cuma selalu bisa baikan lagi. Tapi sekarang bukan soal itu,” kata PJ.

BACA JUGA: Perjalanan 7 Icons Berubah Jadi The Icons

PJ merasa bertanggung jawab dengan keberadaan girl bandnya. Akhirnya PJ memberanikan diri dengan modal yang dimilikinya untuk membentuk managemen sendiri yang dia namakan Princey Entertainment dan mengusahakan berdirinya The Icons.

“Saya jungkir balik. Saya kumpulkan uang saya. Ratusan juta. Saya bujuk teman-teman saya yang tinggal 3 orang ini untuk tetap bernyanyi dengan nama The Icon. Karena itu nama kami. Kami yang punya sejak lama. Kami tidak mau kerja keras kami hilang hanya karena tak ada label,” jelas PJ yang baru saja merayakan ulang tahun ke 25 itu.

BACA JUGA: Vokalis Cranberries Ditangkap usai Menyerang Pramugari dan Menanduk Polisi

PJ mengaku sangat sedih tak bisa terus bersama dengan para personel 7icons lainnya. Namun dia sadar tak bisa mengakhiri roda kehidupan yang terus berputar.

“Tiga saudara kami sudah punya tujuan sendiri untuk masa depan mereka. Sebagai saudara, enggak mungkin kami menahan cita-cita mereka,” kata Nathly diamini oleh tiga personel The Icons lainnya.

BACA JUGA: Bolot, Makin Tua Kian Berekspresi

PJ yang sudah setahun keluar dari managemen lama akhirnya rela menggunakan uangnya sendiri untuk membentuk managemen.

“Saya sudah keluar dari manajemen 7 Icon sejak setahun yang lalu, tapi surat resminya sudah lama. Sudah aman terima job dari pihak ketiga. Sekarang kami sudah sah sendiri. Saya cinta banget dengan dunia entertainment. Saya tetep bisa menyanyi. Makanya saya buat managemen punya sendiri, Princye Entertainment. Saya sebagai investor, eksecutif producer sekaligus personil The Icons,” katanya.

Berapa jumlah uang yang digunakannya untuk mempertahankan The Icons? “Lumayan banyak. Untungnya selama 4 tahun di 7 Icons, saya banyak menabung. Dulu show tiap hari, apalagi kami bikin sinetron sendiri (Go Go Girls di Trans TV). Sekarang, Alhamdulillah, saya menemukan pencipta lagu yang cocok. Sejak keluar dari managemen sebelumnya, saya terjun di tempat musik yang seharusnya. Banyak label yang kita kenal dan mau bantu kita,” katanya.

Apakah ketiga temannya juga patungan dana? “Biar saya saja. Jadi harus ada satu pimpinan. Jadi gampang mengaturnya. Karena itu, saya buat Princey Entertainment, milik saya. Artisnya baru satu, The Icons,” tegas PJ. PJ rela tabungannya hasil dari menyanyi solo, main film Cinta Cenat Cenut, main di berbagai sinetron dan FTV yang antara lain berjudul Playboy Lebay, Cinta 7 Susun, Putih Abu-abu dan lain-lain dipakai untuk mempertahankan The Icons. “Saya harus berbuat sesuatu, dan saya rela, dan teman-teman lain juga membantu,” tegasnya. (ratih/nyata/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Anak Harvey Malaiholo Sudah Ciptakan Lagu


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler