7 Manfaat Buah Kurma untuk Kesehatan, Nomor 6 Bisa Atasi Masalah Loyo Pria di Ranjang

Selasa, 22 Maret 2022 – 04:52 WIB
Kurma. Foto HelloSehat

jpnn.com, JAKARTA - BUAH kurma merupakan buah yang memiliki rasa manis. Buah kurma biasanya digunakan sebagai pengganti gula.

Buah kurma bisa dimakan begitu saja atau diolah dalam bentuk jus kurma dan berbagai hidangan manis lainnya.

BACA JUGA: 10 Manfaat Buah Kurma Campur Susu, Nomor 2 Bikin Pasangan Siap Malam Ini

Kaya akan berbagai nutrisi, serat, dan antioksidan, kurma populer di seluruh dunia.

Banyak orang yang tidak mengetahui, ada beberapa manfaat buah kurma untuk kesehatan yang perlu Anda kentahui.

BACA JUGA: Buah Kurma juga Bisa Meningkatkan Kesuburan Pria, Jos!

Buah kering ini terbukti bermanfaat dalam mengobati berbagai kondisi karena sifat antiinflamasi, antioksidan, dan antitumornya.

Menurut USDA FoodData Central, kurma merupakan sumber energi, serat, gula, dan berbagai vitamin dan mineral yang baik.

BACA JUGA: 7 Manfaat Buah Kurma untuk Kecantikan

Mineral penting seperti kalsium, zat besi, fosfor, natrium, kalium, magnesium, belerang, dan seng bisa ditemukan di dalamnya.

Terlepas dari nutrisi yang disebutkan di atas, buah kurma juga mengandung vitamin penting seperti thiamin, riboflavin, niacin, vitamin B6, folat, vitamin A, dan vitamin K.

Berikut ini penjelasannya, seperti dikutip laman Organicfacts.

1. Menjadi Sumber Energi Yang Baik

Kurma kaya akan gula alami seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa.

Energi tinggi yang ada di dalamnya bisa dikaitkan dengan kandungan gula yang tinggi ini.

Banyak orang di seluruh dunia diperkirakan makan kurma rendah lemak alami untuk camilan sore cepat ketika mereka merasa lelah untuk membantu meningkatkan tingkat energi dengan cepat.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Food Sciences and Nutrition menunjukkan bahwa kurma yang kaya nutrisi penting bisa membantu Anda mendapatkan kembali energi kamu dengan segera.

Orang muslim juga berbuka puasa dengan mengonsumsi buah kurma.

Hal ini membantu menghindari makan berlebihan setelah berbuka puasa.

2. Meningkatkan Kesehatan Otak

Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Musthafa Mohamed Essa, Ph.D., menunjukkan bahwa kurma bisa melindungi dari stres oksidatif dan peradangan di otak.

Menurut penelitian, buah kurma merupakan sumber serat makanan yang baik dan kaya akan total fenolat dan antioksidan alami, seperti anthocyanin, asam ferulic, asam protocatechuic, dan asam caffeic.

Kehadiran senyawa polifenol ini berpotensi membantu memperlambat perkembangan penyakit Alzheimer dan demensia.

3. Berpotensi Meredakan Sembelit

Dalam pengobatan tradisional Tunisia, kurma digunakan untuk mengobati sembelit.

Satu porsi 100 gram kurma Medjool menyediakan 6,7 gram serat makanan.

Sebuah studi tahun 2005 yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry juga menunjukkan bahwa buah kering ini memiliki tingkat serat makanan yang tinggi dan serat yang tidak larut, khususnya.

Serat tidak larut yang ditemukan dalam kurma berpotensi meningkatkan pencernaan yang sehat dengan menggembungkan tinja dan juga bisa membantu meredakan gejala sembelit.

4. Menawarkan Bantuan dari Gangguan Usus

Penelitian menunjukkan kurma mengandung serat yang tidak larut dan larut, serta banyak asam amino bermanfaat yang bisa merangsang pencernaan makanan dan memastikan perjalanan cepat melalui saluran pencernaan.

Menurut ulasan yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition Review, serat juga bisa membantu dalam pengobatan kondisi seperti penyakit refluks gastroesofagus (GERD), divertikulitis, dan wasir.

5. Mengatasi Anemia

Kurma bisa menjadi sumber nutrisi yang baik, termasuk zat besi.

Kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia, suatu kondisi yang ditandai dengan kelelahan, pusing, kuku rapuh, dan sesak napas.

Untungnya, meningkatkan asupan makanan kaya zat besi seperti kurma bisa membantu meredakan gejala anemia.

6. Berpotensi Mengobati Disfungsi Seksual

Ada banyak manfaat kurma untuk pria, tetapi ini menjadikannya salah satu yang paling penting.

Pada tahun 2006, sebuah penelitian pada hewan mengungkapkan efek serbuk sari kurma dan minyaknya pada fungsi seksual, melaporkan bahwa tingkat tinggi komponen estradiol dan flavonoid dalam kurma membantu meningkatkan jumlah dan motilitas cairan pria.

Studi lain yang dilakukan di India menyatakan bahwa serbuk sari kurma mungkin telah digunakan untuk mengobati infertilitas pria dalam pengobatan tradisional.

7. Mencegah Penyakit Jantung

Sebuah studi oleh Waseem Rock et al dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry menyimpulkan bahwa mengonsumsi kurma efektif untuk mengurangi kadar trigliserida dan mengurangi stres oksidatif.

Keduanya merupakan faktor risiko penyakit jantung dan aterogenesis, yang merupakan penumpukan plak di arteri.(fny/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fany

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler