7 Rekomendasi soal Stadion Kanjuruhan Ini Jadi Prioritas Kementerian PUPR

Jumat, 14 Oktober 2022 – 10:43 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali meninjau Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (13/10). Foto: Humas Kementerian PUPR

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali meninjau Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (13/10).

Peninjauan itu tindak lanjut perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Menteri PUPR untuk melakukan audit atau evaluasi teknis terhadap bangunan stadion yang digunakan untuk pertandingan Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 melalui Komite Keandalan Bangunan Gedung (KKBG).

BACA JUGA: Begini Perintah Kapolri soal Penanganan Korban Kanjuruhan

Menteri Basuki mengatakan audit khusus Stadion Kanjuruhan tidak hanya untuk mencari tahu penyebab kecelakaan terjadi, tetapi juga untuk mencegah tragedi Kanjuruhan terulang kembali.

Oleh karena itu, pekerjaan superprioritas Kementerian PUPR dalam minggu ini adalah menyelesaikan audit teknis Stadion Kanjuruhan.

BACA JUGA: Komnas HAM Ungkap Hasil Investigasi Kasus Tragedi Kanjuruhan

"Insyaallah hari (kemarin, red) ini selesai audit oleh para pakar bangunan, struktur, arsitektur maupun MEP (Mechanical, Electrical and Plumbing) yang tergabung dalam KKBG," kata Basuki dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (14/10).

Basuki menyebut ada tujuh rekomendasi hasil audit Tim Evaluasi Teknis Keandalan Stadion Kanjuruhan yang menjadi perhatiannya. Tiga di antaranya terkait insiden yang menewaskan ratusan suporter.

BACA JUGA: Ade Armando Dilaporkan ke Polisi Gegara Komentari Tragedi Kanjuruhan, Chandra: Keberanian Polri Diuji

"Pertama mengenai tangga-tangga tribune, terutama untuk tribune ekonomi yang biasanya tidak ada tangga langsung ke tempat duduk penonton," ujarnya.

Kedua, pintu stadion tidak ada jarak dengan anak tangga dan elevasi tangganya juga terlalu curam.

Berikutnya, kata Basuki, tidak ada pintu darurat di Stadion Kanjuruhan, yang ada hanya pintu service tetapi tidak bisa diakses oleh penonton dari tribune.

Empat rekomendasi lainnya terkait dengan penerangan, kamar kecil, perimeter atau batas antara bangunan utama stadion dengan area parkir serta pagar pembatas.

Hasil rekomendasi tersebut akan dilaporkan kepada Presiden Jokowi.

"Setelah ditetapkannya tujuh rekomendasi ini, Kementerian PUPR akan mendesain ulang Stadion Kanjuruhan untuk dilakukan rehab total sehingga lebih bermanfaat dan terhindar dari musibah serupa," ucap Basuki.

Dia berharap proses pengerjaan redesain Stadion Kanjuruhan dapat diselesaikan antara tiga sampai empat bulan dan dilanjutkan dengan pekerjaan fisik.

"Insyaallah pada 2023 kami mulai konstruksinya sesuai perintah Presiden. Mudah-mudahan dalam satu tahun sudah dapat diselesaikan pengerjaannya. Kami juga akan membangun monumen untuk mengenang para korban," ucapnya. (mcr18/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Mercurius Thomos Mone

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler