70 Ribu Siswa Gagal Ikut SNBP, Lestari Moerdijat Merespons Begini, Kalimatnya Tegas!

Sabtu, 11 Februari 2023 – 23:22 WIB
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat menyoroti 70 ribu siswa gagal ikut SNBP lantaran pihak sekolah terlambat memasukkan nilai ke sistem pendaftaran yang tersedia. Foto: Dokumentasi Humas MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mendorong agar ada upaya yang serius untuk memperbaiki kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengelola lembaga pendidikan serta mekanisme pengelolaan yang menyertai.

Hal itu disampaikan lantaran dia mengaku prihatin atas temuan kegagalan puluhan ribu siswa mengikuti seleksi jalur prestasi, karena adanya ketidakmampuan pihak sekolah dalam memenuhi tenggat pendaftaran.

BACA JUGA: SNPMB 2023: Seleksinya Istimewa, Satu Kali Daftar, Sekali Tes

"Seharusnya ada upaya yang serius untuk memperbaiki mekanisme dan juga kemampuan SDM di setiap sekolah," tegas Rerie yang akrab disapa, Sabtu (11/2).

Sebelumnya, Sekretaris Eksekutif Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Bekti Cahyo Hidayanto mengungkapkan sekitar 70 ribu siswa dari sedikitnya 3 ribu sekolah tidak bisa mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) lantaran pihak sekolah terlambat memasukkan nilai ke sistem pendaftaran yang tersedia.

BACA JUGA: SNPMB 2023: Jika Datanya Tidak Valid, Ini yang Harus Dilakukan Siswa 

Padahal, kata dia, tim SNPMB telah memberikan waktu selama 1 bulan, yakni 9 Januari-9 Februari 2023, untuk pendaftaran tersebut.

Temuan tersebut ditengarai terjadi, karena adanya keterbatasan kemampuan dan pemahaman pihak sekolah.

Rerie menekankan temuan tersebut harus segera dicarikan solusi agar peristiwa serupa tidak berulang pada tahun-tahun mendatang.

Anggota Komisi X DPR itu juga mengingatkan bahwa pendaftaran SNPMB dan SNBP yang merupakan agenda rutin tahunan yang seharusnya bisa diantisipasi sejak jauh-jauh hari oleh pihak sekolah.

Dia menilai pihak sekolah perlu mengambil peran proaktif dengan mempelajari sistem pendaftaran SNPMB dan SNBP sejak dini.

Jika menemui kendala, bisa meminta bantuan tim asistensi panitia.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem tersebut juga mendorong upaya penyempurnaan sistem pendaftaran jalur prestasi agar para pengelola sekolah lebih mudah memahaminya.

"Di sisi lain, dari pihak pengelola sekolah, juga harus meningkatkan kapasitasnya agar mampu menjalankan pendidikan dengan baik," kata Rerie.

Rerie meminta para pemangku kepentingan, baik di pusat maupun daerah, agar mewujudkan pendidik handal melalui berbagai program peningkatan kompetensi dan kesejahteraan. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler