72 Tahun Indonesia Merdeka, Saatnya Percepat Reformasi Pendidikan

Kamis, 17 Agustus 2017 – 13:18 WIB
Muhadjir Effendy. Foto: JPG/dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, reformasi pendidikan dipusatkan pada penguatan pendidikan karakter dan pemerataan pendidikan yang berkualitas hingga ke daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Hal tersebut sesuai dengan program Nawacita Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang fokus pada pendidikan karakter sejak usia dini.

BACA JUGA: Silakan Unduh Buku Teks Pelajaran, Cetak Sendiri

"Selain itu, pendidikan harus mengedepankan aspek-aspek kebinekaan sebagai kekayaan bangsa Indonesia dan menghadirkan negara dalam menangani pendidikan sampai ke seluruh pelosok tanah air. Ini juga menjadi bagian dari tugas revolusi mental,” kata Muhadjir pada upacara peringatan hari kemerdekaan di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Kamis (17/8).

Dalam reformasi pendidikan, imbuh Muhadjir, pemerintah juga memperkuat peran sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat.

BACA JUGA: Mendikbud: Yang Terpenting Inner Motivation Guru

Yakni, sebagai rumah inovatif tempat anak-anak membangun pikiran, mematangkan jiwa, serta mewujudkan kreativitasnya.

 “Melalui gerakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dan Gerakan Literasi Nasional (GLN), marilah kita percepat pembangunan reformasi pendidikan yang merata dan berkualitas,” tegas Muhadjir. (esy/jpnn)

BACA JUGA: Bagi-Bagi KIP di Jember, Ini Pesan Jokowi

BACA ARTIKEL LAINNYA... TOP! Prestasi Siswa Indonesia Dalam Ajang International High Schools Arts Festival


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler