73,5 Persen Puas Kinerja Ahok-Djarot tapi...

Selasa, 07 Maret 2017 – 19:58 WIB
Ahok. Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com - jpnn.com - Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA memang memerlihatkan elektabilitas pasangan calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno, lebih tinggi dari pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

Namun menurut Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby, elektabilitas Ahok-Djarot juga menunjukkan tren positif.

BACA JUGA: Ini Alasan Pemilih Agus-Sylvi Beralih ke Anies-Sandi

Ada sejumlah kinerja yang jika pemberitaannya dioptimalkan, dapat menjadi penentu kemenangan pada putaran kedua Pilkada DKI nantinya.

"Yang pertama itu tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Ahok, masih sangat tinggi. Mencapai hingga 73,5 persen. Hanya 25,2 persen responden yang menyatakan tidak puas," ujar Adjie saat merilis hasil survei di Bilangan Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (7/3).

BACA JUGA: Hasil Survei LSI: Anies-Sandi Menang, Selisih Lumayan

Adjie mengakui, hasil survei tingkat kepuasan terhadap kinerja Ahok-Djarot, tidak paralel dengan elektabilitas pasangan yang diusung PDIP, NasDem, Hanura dan Golkar tersebut.

Pasalnya, elektabilitas Ahok-Djarot hanya mencapai 40,5 persen. Di bawah Anies-Sandi yang mencapa 49,7 persen.

BACA JUGA: Anies Ibaratkan Dua Gerbong jadi Satu

"Ini tentunya sebuah anomali, karena biasanya incumbent dengan kepuasan di atas 70 persen, umumnya menang dan kembali menjabat," ucap Adjie.

Hal positif lain bagi pasangan Ahok-Djarot, hasil survei kata Adjie, juga memerlihatkan masyarakat yang menilai Ahok Menista agama, juga berkurang.

Pada survei November lalu, 60,70 persen responden kata Adjie, menyatakan ucapan Ahok di Kepulauan Seribu merupakan penistaan agama.

Sementara pada survei terakhir jumlahnya hanya berkisar 53,3 persen.

"Jadi meski pun mayoritas, tapi sudah berkurang hingga berkisar 12 persen," tutur Adjie.

Survei LSI Denny JA dilakukan pada 27 Februari hingga 3 Maret lalu secara tatap muka. Sebanyak 400 responden dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error 4,8 persen.

Hasilnya, elektabilitas Anies-Sandi 49,7 persen. Sementara Ahok-Djarot hanya 40,5 persen. (gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Elektabilitas Ahok Merosot, Oso: Itu Mendahului Tuhan


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler