757 Kepri Jaya Tahan Imbang PSPS Pekanbaru Tanpa Gol

Minggu, 30 April 2017 – 04:13 WIB
Pemain 757 Kepri Jaya, Fandi Ahmad (merah) saat menggirng bola yang dikepung pemain-pemain PSPS Pekanbaru dalam lanjutan pertandingan Liga 2 Indonesia di Stadion Kaharudin Nasution Pekanbaru, Sabtu (29/4). Pertandingan berakhir imbang 0-0. F. Dokumentasi 757 Kepri Jaya untuk Batam Pos

jpnn.com, PEKANBARU -  Klub 757 Kepri Jaya berhasil mencuri satu poin setelah berhasil menahan imbang tuan rumah PSPS Pekanbaru.

Dalam lanjutan pekan kedua Liga 2 Indonesia ini, PSPS Pekanbaru yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Stadion Kaharudin Nasution, Pekanbaru gagal meraih poin penuh setelah ditahan imbang 0-0 melawan 757 Kepri Jaya, Sabtu (29/4).

BACA JUGA: Kepri Jaya FC akan Beri Kejutan ke PSPS Pekanbaru

Pelatih Jaino Matos yang mengusung formasi 3-4-3 menempatkan pemain mudanya, Dimas Adiguna Mustakim, 18, untuk berduet di lini tengah bersama pemain senior, Gerald Pangkali.

Kedua kesebelasan saling melancarkan serangan sepanjang babak pertama. Menit 30, Jaino memasukkan gelandang Hendra Ridwan menggantikan penyerang, Ahmad Syaefullah untuk memperkuat lini tengah. Berbagai peluang berhasil diciptakan kedua kesebelasan, namun peluang tersebut belum mampu dimaksimalkan untuk menjadi gol.

BACA JUGA: Persijap Bawa 20 Pemain ke Markas Persibas

Skor kacamata bertahan hingga turun minum. Petaka menghampiri klub asuhan Jaino Matos ini pada menit 53. Setelah pemainnya Dolly Ramadhan Gultom terkena dua kartu kuning setelah melanggar pemain PSPS Pekanbaru, Defri Riski.

Wasit yang memimpin pertandingan, Rahmatullah tampaknya memihak tim tuan rumah. Pasalnya wasit asal Tangerang ini kembali langsung memberikan kartu merah kepada Gerald Pangkali karena dianggap memukul salah seorang pemain PSPS Pekanbaru pada menit 60.

BACA JUGA: Jaino Matos Rotasi Skuatnya Jelang Hadapi PSPS Pekanbaru

Bermain dengan sembilan pemain, membuat Jaino menginstruksikan anak asuhnya untuk fokus bertahan. Sementara pemain-pemain PSPS Pekanbaru semakin bernafsu untuk mencetak gol usai unggul jumlah pemain.

Pertahanan ketat yang diperagakan Hendra Ridwan dkk tampaknya membuat frustasi anak asuh Philep ini. Di penghujung babak kedua, wasit Rahmatullah memberikan hadiah pinalti kepada PSPS Pekanbaru usai Jujun Saepulloh melakukan pelanggaran di kotak terlarang.

Namun, Dewi Fortuna tampaknya belum memihak tim tuan rumah. Pasalnya, penjaga gawang 757 Kepri Jaya, Gustaman berhasil menepis tendangan pinalti Firman Septian. Ini merupakan penyelamatan kedua yang dilakukan Gustaman usai menepis tendangan pinalti pemain PSMS Medan, Dery Drajat pekan pertama kemarin.

Kedudukan imbang 0-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Seusai pertandingan, Jaino memuji mental pemain anak asuhnya yang mampu bertahan dibombardir pemain-pemain PSPS Pekanbaru.

"Bermain dengan sembilan pemain sangatlah sulit, kita bersyukur bisa meraih satu poin di laga tandang dan ini merupakan poin pertama kita," ujar Jaino kepada Batam Pos (Jawa Pos Group), Sabtu (29/4).

Dia pun enggan menyalahkan kinerja wasit yang menurutnya membantu dan memihak tim tuan rumah. "Wasit adalah manusia dan keputusannya harus kita hormati," tuturnya.

Tak hanya itu, Jaino juga memberikan kredit poin kepada penjaga gawangnya, Gustaman yang mampu tampil apik dalam pertandingan kali ini. "Kita beruntung memiliki kiper sebagus Gustaman yang mampu menggagalkan dua pinalti dalam dua kali pertandingan," bebernya. (cr16)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kiper Utama Persebaya Dipastikan Absen Kontra Martapura FC


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Kepri Jaya FC   PSPS   Liga 2  

Terpopuler