777 Petani Milenial Sleman Dikukuhkan: Jadikan Pertanian Lifestyle

Selasa, 25 Oktober 2022 – 13:43 WIB
Momen pengukuhan ratusan petani milenial Sleman. Foto: Humas Kementan

jpnn.com, SLEMAN - Hadirnya generasi muda di sektor pertanian, baik sebagai petani maupun pengusaha diyakini dapat menurunkan angka kemiskinan serta urbanisasi.

Melalui program besutan Kementerian Pertanian (Kementan) yang menargetkan lahirnya 2,5 juta petani milenial hingga tahun 2024 ini bisa membuka lapangan pekerjaan khususnya bagi pemuda di pedesaan.

BACA JUGA: Petani Purbalingga Ekspor 300 Ton Lada ke Jepang

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan pertanian adalah sektor yang paling strategis karena di saat banyak negara tumbang akibat berbagai krisis dunia.

"Pertanian hadir sebagai solusi dan menjadi penyanggah utama ekonomi bangsa," kata Syahrul.

BACA JUGA: Bidan Tidur di Ruangan Puskesmas, Perawat Pria Masuk & Mencium Bagian Sensitif, Baju Terbuka

Terbukti, kata dia, sektor pertanian telah menunjukkan kinerja yang baik, bahkan selama pandemi Covid-19. Nilai ekspor pertanian Indonesia antara 2019 dan 2020 meningkat dari Rp 390,16 triliun menjadi Rp 451,77 triliun atau naik 15,79 persen.

Lalu, dari 2020 ke 2021 mencapai Rp 625,04 triliun atau naik 38,68 persen.

BACA JUGA: Terkuak Isi Catatan di Buku Hitam Ferdy Sambo

"Menghadapi kondisi yang dinamis dengan ketidakpastian harga dan pasokan pangan dunia, dibutuhkan kemauan yang kuat dengan tidak hanya mengandalkan anggaran. Dalam hal ini perlu diterapkan mindsetting agenda dan agenda intellectual," papar Mentan SYL.

Menguatkan hadirnya petani milenial, Kementan melalui BPPSDMP bersama Pemerintah Kabupaten Sleman mengukuhkan 777 petani milenial di Gedung Serbaguna Yonif 403, Selasa (25/10).

Hadir mewakili Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Direktur Polbangtan Yogyakarta Magelang (YoMa) Bambang Sudarmanto mengatakan bahwa Kementan menargetkan banyak anak muda Indonesia untuk terus terjun menjadi petani milenial yang selalu berinovasi.

“Kepala BPPSDMP, Prof Dedi Nursyamsi berulang kali mengatakan bahwa petani milenial harus dibekali kemampuan manajerial, agenda intelektual, dalam rangka terus meningkatkan kapasitas, dan meningkatkan kolaborasi, tentu regenerasi petani menjadi suatu keniscayaan yang turut berkontribusi untuk kemajuan pertanian Indonesia,” tutur Bambang.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo seusai mengukuhkan 777 petani milenial mengatakan bahwa pihaknya sangat konsen dalam upaya membantu pemerintah khususnya Kementerian Pertanian untuk mencapai target penumbuhan 2,5 juta petani milenial pada tahun 2024 mendatang.

"Kabupaten Sleman langsung melaksanakan tugas ini (penumbuhan petani milenial), karena program ini pun selaras dengan visi misi kami, yaitu menjadikan petani eksis dan menjadikan pertanian dapat meningkatkan ekonomi, " katanya.

Terpilih menjadi ketua Badan Pengurus Harian petani milenial Kabupaten Sleman yang juga Young Ambassador program YESS 2022, Taufik Mawaddani.

Dia sangat bersyukur karena resonansi petani millenial didukung penuh Bupati Sleman.

"Setiap acara petani milenial, beliau selalu hadir sebagai bentuk komitmen dukungan terhadap tumbuhnya petani milenial. Petani millenial saat ini tidak kalah dengan pegawai baik secara penampilan maupun secara penghasilan. Pertanian adalah lifestyle, petani millenial itu bisa mapan. Jangan pernah meragukan itu, mari buktikan sukses bersama-sama di sektor pertanian," ajaknya. (rhs/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Orang Ini Pembunuh Berdarah Dingin


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler