9 Jenazah TKI Korban Kapal Tenggelam Dimakamkan

Minggu, 26 Maret 2017 – 03:15 WIB
Polisi mengangkat para jenazah korban tewas tenggelamnya kapal TKI ilegal di perairan Malaysia. Foto: batampos/jpg

jpnn.com, BATAM - Sembilan jenazah laki-laki tanpa identitas, korban tenggelamnya kapal TKI di perairan Malaysia beberapa waktu lalu akhirnya dimakamkan di pemakaman umum Sei Temiang, Jumat (24/3).

Pemakaman ini sekaligus menandai operasi DVI di RS Bhayangkara resmi ditutup. Sebab sembilan orang tersebut, kemungkinan tak akan bisa diidentifikasi lagi.

BACA JUGA: Susi Susanti Latih Atlet dan Pelatih Bulutangkis Batam

"Namun sebelumnya kami sudah berusaha semaksimal mungkin, dan terakhir bisa mengidentifikasi delapan jenazah," kata Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian seperti diberitakan Batam Pos hari ini.

Dia mengatakan delapan orang yang teridentifikasi ini terdiri dari lima orang laki-laki dan tiga orang perempuan. Tujuh orang yang teridentifikasi itu di Johor dan satunya di RS Bhayangkara.

BACA JUGA: Aksi Dramatis Satgas Mabes Polri Menyergap Penculik

"Ini merupakan hasil dari koordinasi DVI dengan pihak Johor," ungkap Sam.

Delapan orang yang telah teridentifikasi tersebut yakni M Rais asal Batukliang, Lombok Tengah, Yanti Nabosa jenazah perempuan ini berasal dari Desa Pene 1, NTT, Samsuri dari kampung Sek Gresek kecamatan Palengan Kabupaten Pamekasan.

BACA JUGA: Presiden Tegaskan Tak Ada Ganti Rugi Lahan

Kemudian Moh Ngisom dari Desa Ngonorejo Kabupaten Blitar, Darlius Suri dari Desa Nanaet Kabupaten Belu Provinsi NTT, dan Muhri Desa Bunten Timur Kabupaten Sampang Madura.

Lalu dua orang jenazah peremuan yakni Trinawati alias Nining asal dari Desa Kumapo kecamatan Onembute Kabuaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara dan Yance Tfuakan dari DesaNonbaun Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang.

"Kebanyakan berhasil teridentifikasi dengan menggunakan DNA," ucapnya

Dengan ini, keseluruh jenazah yang teridentidikasi itu sebanyak 28 orang dengan rincian sebanyak 17 jenazah di Johor dan 11 jenazah di RS Bhayangkara. Di Johor yang belum teridentifikasi itu sebanyak 18 orang dan 9 orang di RS Bhayangkara.

Sembilan jenazah yang akan dimakamkan ini, disebutkan oleh Sam akan memiliki kode tersendiri. Sehingga bila suatu saat ada data pembanding atau keluarga korban yang mengklaim.

”Maka mereka akan tau, yang dikemubimkan disana adalah keluarganya. Kami makamkan cepat, karena tak mau jenazah berlama-lama tak dikebumikan," ucapnya.

Dia mengatakan jenazah yang belum teridentifikasi di Johor juga akan dikebumikan. "Iya," pungkasnya. (ska)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jokowi juga Bagikan Sepeda kepada Warga Batam


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler