ABG Diperkosa Paman dan Sepupu

Senin, 09 April 2012 – 15:26 WIB

KEPAHIANG--Lagi-lagi kasus asusila terhadap anak dibawah umur terjadi di Kepahiang. Kali ini korbannya, Bohai (12)-nama samaran, siswi kelas 1 SMP, warga Kampung Bogor Kecamatan Kepahiang digagahi oleh paman kandungnya, Nu (34) dan sepupunya, Ay (15).

Perbuatan terkutuk itu dilakukan dua pria yang memiliki ikatan kekeluargaan dengan korban berlangsung di lokasi dan waktu berbeda di bulan Maret 2012 lalu. Terungkapnya berbuatan bejad itu setelah keluarga korban curiga melihat Bohai tiba-tiba berubah menjadi pemurung. Setelah didesak keluarganya apa yang telah terjadi, betapa kagetnya, Bohai mengaku dirinya telah diperkosa. Lebih kaget lagi, diluar dugaan pelakunya adalah paman dan sepupu korban. 

Tanpa pikir panjang, keluarga korban memutuskan menempuh jalur hukum, melaporkan duo penjahat kelamin itu ke Polres Kepahiang. Polisi bergerak cepat, usai mengambil keterangan korban langsung menangkap Nu dan Ay, Kamis (5/3) sekitar pukul 19.00 WIB.

Dalam pemeriksaan petugas kemarin (8/4), kedua tersangka saling bantah, terkait siapa yang pertama kali merenggut keperawanan korban. Namun keduanya tidak membantah telah melakukan pemerkosaan.

Kapolres Kepahiang, AKBP Sudarno, S.Sos, MH melalui Kabag Ops, Kompol Max Mariner, S.Ik mengatakan, kedua tersangka dikenakan UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang ancamannya maksimal hukuman15 tahun penjara. "Siapa yang pertama kali memperkosa korban itu tidak terlalu urgen, tapi yang penting keduanya sudah mengakui perbuatannya melakukan pemerkosaan," tegas Kapolres.

Dalam pemeriksaan polisi korban mengaku sudah diperkosa sebanyak lima kali oleh kedua tersangka. Kejadian pertama versi korban dilakukan oleh tersangka Nu pada Selasa (6/3) sekitar pukul 12.00 WIB. Berawal saat korban tengah berada di kebunnya sendirian, didatangi Nu. Karena masih ada hubungan kerabat korban pun tidak curiga.

Rupanya, tersangka yang sudah lama mengawasi gerak-gerik keponakannya itu, memanfaatkan suasana sepi di kebun untuk melampiaskan birahi sesatnya. Nu awalnya secara baik-baik mengajak korban untuk berhubungan itim. Kontan saja ditolak korban.

Diduga sudah dipengaruhi birahi yang tak terkendali, sigap tersangka menyeret korban ke dalam pondok kebun, dan langsung memaksa korban untuk melayani nafsu birahinya. Sempat melawan, namun akhirnya korban kalah tenaga hingga kesuciannya terenggut paksa. Usai perbuatan terkutuk itu, Nu mengancam akan membunuh korban bila menceritakan apa yang dialaminya itu kepada orang lain, apalagi sampai ke orang tuanya.

Rupanya duka korban tak sampai disitu, usai diperkosa oleh sang paman, kali  ini giliran sepupunya, Ay yang melakukan hal serupa pada Minggu (11/3). Aksi nyeleneh itu dilakukan Ay di rumahnya sendiri sekitar pukul 14.30 WIB. Sadar aksinya tidak diketahui orang lain, kedua tersangka akhirnya ketagihan untuk mengulangi perbuatannya.

Hingga tercatat sudah lima kali korban mendapati kekerasan seksual. Dengan rincian, sang paman tiga kali dan sepupu korban sebanyak dua kali. Kendati berusaha untuk menutupi peristiwa nahas yan menimpanya itu, namun akhirnya kedua orang tua korban curiga. Setelah melihat sikap anaknya berubah drastis. Dari yang periang menjadi pendiam. Setelah didesak, barulah korban mengaku telah diperkosa oleh paman dan sepupunya sendiri.(fiz)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Sadis! Bapak Kuliti Kepala Anaknya


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler