Abu Sayyaf Mau Ngumpet di Mana, TNI Bisa Bekuk

Minggu, 10 April 2016 – 08:27 WIB
Prajurit TNI AU. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com - JAKARTA – Pemerintah terus berupaya membebaskan 10 WNI yang menjadi sandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina. 

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, upaya diplomasi memang menjadi prioritas. Namun, TNI sebenarnya juga sudah siap melakukan operasi pembebasan.

BACA JUGA: TNI di Tarakan Sudah Siapkan Skenario

Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal Agus Supriatna yakin TNI mampu melakukan operasi pembebasan. 

’’Kita mampu memantau gerak orang pada satu titik. Mau sembunyi di mana kita bisa tangkap,’’ ujar Agus di Halim Perdanakusuma, Jakarta, kemarin.

BACA JUGA: Pemerintah RI Tidak Diam, Semua Terus Bergerak

Namun, mengingat belum ada izin dan permintaan bantuan oleh otoritas Filipina, TNI belum bisa melakukan upaya operasi pembebasan. 

’’Kita sudah siap. Semua sudah ada di Tarakan. Tinggal menunggu mandat dari Filipina,’’ tutur Marsekal kelahiran Bandung tersebut. (bil/owi/far/sof/sam/jpnn)

BACA JUGA: Orang Indonesia jangan Seperti Kodok dalam Panci Panas

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kementerian Desa Disindir, Belum Mampu Perbaiki Wilayah Perbatasan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler