Ada Agenda Apa Menteri Pariwisata Arief Yahya ke Madrid?

Senin, 07 Desember 2015 – 15:06 WIB
Menteri Pariwisata Arief Yahya. Foto: JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Pariwisata Arief Yahya terus mengenalkan potensi pariwisata nasional ke berbagai negara. Saat ini, mantan Direktur Utama PT Telkom Indonesia itu tengah jualan di Spanyol. 

Dalam siaran pers yang diterima JPNN, Senin (7/12), Arief bersama Duta Besar Indonesia untuk Spanyol Yuli Mumpuni tengah meyakinkan sedikitnya 50 pelaku industri pariwisata di negeri matador itu agar menanamkan investasinya di tanah air. 

BACA JUGA: Digarap Singkat, Ini yang Dibeberkan Sudirman Said di Kejagung

Pengenalan sejumlah objek pariwisata nasional di Spanyol, baik kebudayaan maupun keindahan alam Indonesia, dipresetasikan  oleh Yuli di Intercontinental Hotel, Madrid. Mantan Sekjen Kemenpora itu mengatakan diplomasi budaya dan kerja sama pariwisata merupakan pintu efektif dalam membangun hubungan bilateral Indonesia-Spanyol.

"Jika grup Paradores positif mengelola objek heritage Indonesia, itu akan membuka lembaran baru kerja sama Indonesia-Spanyol yang lebih erat ke depan," ujar Yuli. 

BACA JUGA: Jokowi Minta Sudirman Buka-Bukaan

Kemenpar sendiri punya Program Familization Trip (Famtrip) pada 2016. Tujuannya, memperkenalkan lokasi wisata Tanah Air selain Bali ke pelaku bisnis pariwisata Spanyol. Sementara, Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan pihaknya mengundang secara khusus pelaku industri pariwisata Spanyol, lantaran kaya akan budaya dan sejarah. Bahkan, pernah menjadi penguasa dunia di abad 15.

Sedangkan Group Paradores de Turismo de Espana diajak untuk merevitalisasi gedung-gedung bersejarah di Indonesia, lantaran perusahaan ini memiliki 94 jaringan hotel berbasis heritage building dan situs bersejarah.

BACA JUGA: Usai Digarap Kejaksaan, Sudirman Lapor ke Jokowi

CEO Group Paradores, Angela Alarco Canosa, pun memiliki reputasi bagus, meningat pernah menjabat dirjen Pariwisata Madrid, direktur eksekutif dan SEO Badan Promosi Pariwisata Madrid, serta kepala Tourism Cluster of Madrid.

"Pemerintah (Indonesia) akan terus mendorong kemitraan itu dengan berbagai fasilitas yang menarik," janji Menpar Arief saat memberikan sambutan di hadapan 50 industri pariwisata.

Adapun kemudahan yang disiapkan pemerintah Indonesia dalam jualan potensi wisata ini seperti pemberian bebas visa, pencabutan CAIT untuk yacht dan cabotage untuk kapal pesiar, serta perizinan hanya 3 jam.(fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Komandan Kopassus: Mungkin Banyak Prajurit yang Buang Air di Celana


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler