Ada Calon Taruna Akmil Positif Covid-19, Jenderal Andika Beri Perintah Khusus

Rabu, 09 September 2020 – 06:09 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa. Foto: Dok Mabes TNI AD

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa memantau jajaran TNI AD yang melakukan penanganan covid-19 secara berkala melalui teleconference.

Dalam pantauan ini, Andika mendapat laporan terkait calon taruna Akademi Militer (Akmil) yang terjangkiti covid-19.

BACA JUGA: Sstt.. Mantan Jaksa Agung Muda Intelijen Pernah Menghubungi Djoko Tjandra saat Buron

Kolonel Ckm Rusli selaku Kepala Kesehatan Kodam IV Diponegoro sekaligus Kepala Rumah Sakit Tingkat II Dr. Soedjono mengatakan, ada 30 calon taruna yang positif COVID-19 dan diisolasi secara terpisah dengan pasien lainnya.

“Para calon taruna Akmil dalam kondisi baik, meskipun ada beberapa dengan keluhan batuk pilek ringan yang sudah semakin membaik. Kami lakukan swab ulang di hari ketujuh ini, namun hasilnya belum keluar,” ujar Rusli sebagaimana dikutip dari video yang diunggah akun YouTube TNI AD, Selasa (8/9).

Menanggapi hal tersebut, KSAD memberikan arahan agar para calon taruna Akmil mendapatkan isolasi di Akmil dan tetap mendapat hak-hak sebagai calon taruna Akmil. 

“Jangan sampai mereka diisolasi di rumah sakit kehilangan hak-hak mereka untuk dapat melanjutkan seleksi ke tahap berikutnya. Kalau mereka diisolasi di Akmil, mereka akan tetap dapat menjalankan tahapan berikutnya meskipun secara terpisah,” tegas KSAD.

Untuk itu, Andika meminta Aspers KSAD menindaklanjuti kepada panitia pusat agar para calon taruna dapat melanjutkan seleksi ke tahap berikutnya. 

“Aspers akan langsung menghubungi panitia pusat mengenai catar yang peruntukannya untuk Akmil ini bisa terus ikut seleksi tanpa harus dirugikan hanya karena mereka positif,” ujar KSAD.

Selain itu, KSAD juga meminta Gubernur Akmil untuk menjemput para calon taruna ke RS Tingkat II Dr. Soedjono untuk ditempatkan di Akmil sebagai lokasi isolasi.

“Jangan sampai merugikan hak-hak mereka yang sudah lulus dari daerah, kemudian dinyatakan gagal hanya karena COVID-19,” tegas KSAD. (cuy/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

BACA JUGA: Ruhut Sitompul Minta Fadli Zon Jangan Ikut Campur Urusan Jenderal Bintang Empat

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Tangisan Bikin Merinding, Bursa Transfer, Perintah Baru, ASN Harus Tahu


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler