Ada Kada Tolak Umumkan Formasi CPNS, Ini Reaksi Keras Bima

Rabu, 19 September 2018 – 10:49 WIB
Honorer K2 Subang melakukan aksi unjuk rasa, Senin (17/9). Foto: Istimewa for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Sejumlah daerah menolak mengumumkan formasi CPNS 2018, diduga sebagai respons aksi unjuk rasa massa honorer K2 (kategori dua).

Menyikapi hal ini, Ketua Panselnas CPNS 2018 Bima Haria Wibisana mendesak kepala daerah secepatnya mengumumkan formasi CPNS karena portal SSCN akan dibuka mulai 19 September pukul 13.00 Wib.

BACA JUGA: Titi Klaim Banyak Pemda Dukung Honorer K2

"Yang sudah dapat formasi CPNS 2018 wajib mengumumkan di portal SSCN agar bisa diakses publik. Kalau menolak, ya enggak dapat formasi," ujar Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana kepada JPNN, Rabu (19/9).

Bila tidak dapat formasi, lanjutnya, otomatis daerah bersangkutan belum bisa melakukan rekrutmen CPNS. Sebab, tahapannya dimulai dari pengumuman formasi.

BACA JUGA: Pendaftaran CPNS 2018: Berita Terbaru soal Portal SSCN BKN

"Tinggal pilih menolak mengumumkan formasi tapi enggak bisa membuka rekrutmen CPNS atau mengumumkan dan bisa mengikuti tahapan selanjutnya. Keputusannya ada di pejabat pembina kepegawaian (PPK)," tegas ketua Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) ini.

BACA JUGA: Portal SSCN Belum Bisa Diakses, Honorer K2 Riang

Mengenai apakah daerah yang menolak mengumumkan formasi masih bisa melakukan rekrutmen tahun depan, Bima mengatakan keputusannya ada di Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB).

BACA JUGA: Titi Klaim Banyak Pemda Dukung Honorer K2

"Apakah formasinya dianggap hangus atau diakumulasi tahun kalau ada rekrutmen, terserah MenPAN-RB. Kalau tahun depan kayak gitu lagi gimana? Jadi memang pemerintah harus tegas untuk menunjukkan wibawanya," tandasnya. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hari Pertama Pendaftaran CPNS 2018, kok Begini?


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler