Ada Kasus Penggelapan Dana Bank Lagi, Polisi Sudah Bergerak

Selasa, 13 April 2021 – 02:10 WIB
Kantor Pusat Bank Sultra di Kota Kendari. ANTARA/Azis Senong

jpnn.com, KENDARI - Penyidik Reskrimsus Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah menangani kasus dugaan penggelapan dana Bank Sultra yang melibatkan oknum pegawai di perusahaan pelat merah itu.

Kasubbid Penmas Polda Sultra Kompol Dolvi Kumase mengatakan penyidik terus merangkum bukti-bukti untuk mengungkap siapa oknum yang harus bertanggung jawab secara hukum atas penggelapan dana bank itu.

BACA JUGA: Polisi Ungkap Penggelapan Kendaraan Bermotor, Barang Buktinya Banyak Sekali, Lihat Tuh

"Sejak mengendus dugaan terjadinya perbuatan melawan hukum di lingkup Bank Sultra Cabang Pembantu Kabupaten Konawe Kepulauan, penyidik sudah bergerak mengumpulkan bukti," kata Dolvi di Kendari, Senin (12/4).

Menurut dia, penyidik telah meminta keterangan lima kepala desa, dua pengusaha, dan dua oknum yang ditengarai mengetahui perihal dana sekitar Rp 5,9 miliar yang diduga digelapkan.

BACA JUGA: Rachman Thaha Sentil Oknum Komisaris Pelni soal Larangan Ceramah, Kalimatnya Tajam

"Berdasarkan bukti-bukti dan pengakuan para saksi mengungkap kelalaian dan dugaan pembiaran oleh oknum pegawai Bank Sultra di Konawe Kepulauan, sehingga dana miliaran rupiah tersalur tidak sesuai dengan mekanisme," ucap Dolvi.

Penyidik juga memanggil sejumlah saksi untuk mengungkap modus operandi dugaan penggelapan dana Bank Sultra. Termasuk, mencari tahu siapa saja yang keciprat uang tersebut.

BACA JUGA: Bisa Saja Megawati Mengusung Kader Terbaiknya Ini di Pilpres 2024

"Penyidik meyakini kasus dugaan penggelapan dana Bank Sultra akan bergulir ke pengadilan karena bukti terjadinya tindak pidana dinyatakan terpenuhi," ucap Kompol Dolvi Kumase.

Bahkan, katanya, terbuka peluang oknum yang terjerat secara hukum lebih dari satu orang sesuai dengan peran mereka masing-masing. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler