Ada Kebaikan dalam Dunia Digital, tetapi Wajib Waspada, Ya!

Kamis, 09 Februari 2023 – 20:55 WIB
webinar Ngobrol Bareng Legislator, Kamis (9/2). Foto: Tangkapan layar Webinar

jpnn.com, JAKARTA - Teknologi informasi mendatangkan kesempatan dan ancaman, salah satunya adalah makin berkurangnya ruang-ruang privat bagi penggunanya.

Anggota Komisi I DPR RI Slamet Ariyadi mengatakan untuk penggunaan media digital harus produktif, sehingga dapat mendatangkan kesempatan berkembang.

BACA JUGA: NU & Muhammadiyah Diminta Lebih Aktif dan Kreatif Memanfaatkan Media Digital

Hal itu diungkapkan Slamet pada webinar Ngobrol Bareng Legislator, Kamis (9/2).

"Jika kita sadari bersama bahwa, dalam dunia digital kreativitas menjadi satu hal yang prioritas, sehingga dalam tataran kehidupan sosial, ekonomi, ataupun dalam peradaban bangsa dan negara ini. Karena kita mau tidak mau harus mampu juga berkembang ataupun bersaing dalam dunia digital," ujar Slamet.

BACA JUGA: Raih Sederet Penghargaan di AHI, Kementan jadi Kementerian Terpopuler di Media Digital

Slamet mengatakan penyelenggaraan seminar berbasis online merupakan langkah yang diambil Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan DPR RI untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai digital.

"Hari ini merupakan langkah preventif sebagai legislator yang bekerjasama dengan Dirjen Aptika Kemenkominfo untuk memberikan suatu wawasan dan memberikan pemahaman tentang digitalisasi agar dapat betul-betul dijadikan manfaat pada hal yang produktif dan kreatif," katanya.

Seorang Social Media Strategist Niko Efriza mengatakan strategi dalam pembuatan konten sangat penting dalam pemanfaatan digital pada hal yang produktif.

"Dalam pemanfaatan digital strategi dalam pembuatan konten sangat penting jika kita ingin produktif sebagai konten kreator, pebisnis, dan penting jika kita ingin menjadi seorang influencer," ucapnya.

Niko Efriza menyebutkan konten yang harus dibuat untuk mendapatkan kesempatan yang baik adalah berkualitas yang mudah ditemukan, dibagikan, dibaca, dan selalu diingat.(mcr10/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler