Ada WNI Terdeteksi Mau Berperang di Marawi

Senin, 29 Mei 2017 – 23:59 WIB
Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Polisi Suhardi Alius mengungkap, ada warga negara Indonesia (WNI) yang terpantau akan berangkat ke Pulau Mindanao di Filipina Selatan yang sedang dilanda konflik.

Saat ini angkatan bersenjata Filipina sedang bertempur melawan kelompok militan Maute yang terafiliasi dengan ISIS guna memperebutkan Kota Marawi. Pekan lalu, ibu kota Provinsi Lanao del Sur itu jatuh ke tangan kelompok Maute sehingga memaksa Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengerahkan tentaranya untuk merebut Marawi.

BACA JUGA: Jokowi Ingin Revisi UU Antiterorisme Beri Ruang untuk TNI

Menurut Suhardi, ada banyak WNI yang terpantau hendak masuk ke Mindanao. “Makanya kami juga mencoba untuk mendeteksi semua," ujar Suhardi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada Senin (29/5).

Namun demikian, BNPT tengah berupaya untuk menyadarkan mereka melalui program pencegahan. Sebab, hingga saat ini BNPT belum bisa proaktif melakukan penindakan.

BACA JUGA: Mabes Polri Dalami Info soal WNI Tewas di Marawi

“Kami belum punya undang-undang untuk mengantisipasi itu semua. Sekarang ini banyak dari mereka, dengan terdesaknya di Syria, itu sebarannya ke mana-mana, ke negara masing-masing, termasuk sekarang di pusat Asia Tenggara ya di Marawi itu," tutur mantan Kabareskrim Polri itu.

Suhardi menambahkan, kondisi yang terjadi di Marawi menjadi menarik jaringan ISIS untuk berperang di Filipina. "Ini jadi medan magnet mereka untuk melaksanakan jihad versi mereka. Kami lihat perkembangannya seperti apa," tambah dia.(fat/jpnn)

BACA JUGA: Dramatis, Keluarga Muslim Bantu 39 Umat Kristen Sembunyi dan Keluar dari Marawi

BACA ARTIKEL LAINNYA... Situasi di Marawi Makin Ngeri


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler