Ada yang Berani Sebut Wiranto Sudah tak Layak jadi Menteri

Rabu, 10 Juli 2019 – 19:54 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (10/6). Foto: Aristo Setiawan/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Jokowi kemungkinan besar tidak akan merekrut kader Partai Hanura menjadi menteri di kabinet mendatang.

Pasalnya, perolehan suara Hanura pada Pemilihan Legislatif 2019 sangat jeblok, bahkan tak mampu melewati ambang batas parlemen.

BACA JUGA: Yenny Wahid Tak Mau Ada Kesan NU Minta-minta Kursi Menteri ke Jokowi

"Turbulensi suara Hanura yang anjlok drastis sehingga tersingkir dari Senayan, harus mendapat reward dengan tidak diajak masuk dalam starting line up kabinet mendatang," ujar pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia Ari Junaedi kepada JPNN, Rabu (10/7).

BACA JUGA: Sugito Ungkap Penyebab Habib Rizieq Tidak Bisa Pulang ke Indonesia

BACA JUGA: Antasari Azhar Juga Punya Jasa, Layak jadi Menteri

Lantas bagaimana dengan pendiri Hanura Wiranto? Pembimbing disertasi pada program pascasarjana Universitas Padjajaran ini berpendapat Wiranto sudah tidak layak lagi masuk jajaran kabinet.

"Saya kira sudah tidak layak lagi. Selain tantangan ke depan yang jauh lebih berat, regenerasi kepemimpinan juga mutlak diperlukan. Saya kira masih banyak purnawirawan TNI yang pantas menggantikan Wiranto seperti figur TB Hasanuddin," pungkas Ari. (gir/jpnn)

BACA JUGA: Dua Jenderal Loyalis Jokowi Berpeluang Besar jadi Menteri

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pak Ryamizard Ryacudu Mau Enggak jadi Menteri Lagi?


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler