Ada yang Gerah jika Ahok jadi Bos BUMN?

Jumat, 15 November 2019 – 09:23 WIB
Ketua umum Relawan Jokowi (ReJO) HM Darmizal. Foto: Dok. ReJo

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJO) HM Darmizal ikut mengomentari soal Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang akan menjadi bos di perusahaan BUMN, kemungkinan mengisi kursi dirut PLN atau Pertamina.

Darmizal menilai Ahok layak memimpin salah satu BUMN. Menurut Darmizal, Ahok memiliki integritas dan jiwa nasionalis sehingga mampu menjadi jawaban atas kesemrawutan BUMN.

BACA JUGA: Bukan Status Ahok sebagai Mantan Napi yang Dipersoalkan Amin

Menurut Darmizal, BUMN harus menjalankan usahanya secara efektif dan efisien guna mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan dan labanya.

Dalam aksi korporasinya, BUMN juga berperan sosial bagi kepentingan masyarakat luas. Dua fungsi yang harus dijalankan secara bersamaan sekaligus.

BACA JUGA: Jawaban Erick Thohir saat Ditanya Status Ahok sebagai Mantan Napi

"Oleh karena itu, diperlukan pemimpin BUMN yang memiliki integritas tinggi dan loyalitas kebangsaan," kata Darmizal dalam keterangan, Kamis (14/11).

Darmizal menyadari ada kemungkinan kelompok tertentu yang tifak nyaman dengan kehadiran Ahok sebagai pemimpin BUMN. Salah satu pendiri Partai Demokrat itu meminta pemerintah tidak perlu merisaukan. Mereka pasti gerah dan meradang karena ada potensi usaha mereka yang sudah mapan akan menjadi berantakan.

BACA JUGA: Tito Karnavian: Bukan Saya Memuji, tetapi Fakta Hampir Tidak Ada Cacat

Penempatan Ahok sebagai pimpinan BUMN, kata Darmizal, dapat menjadi jawaban dan kebutuhan terkini. Darmizal meminta semua pihak berbaik sangka dan memberi kesempatan kepada Ahok untuk membuktikan kemampuannya.

"Mari kami lihat kembali berbagai penjelasan dan sambutan Presiden Jokowi saat memberikan arahan diberbagai pertemuan. Pembukaan Kilang Masela diharapkan mampu mengurangi impor BBM dan menutup rapat peluang bergerilyanya kembali mafia migas yang sangat merugikan negara," ujar alumni UGM ini.

Meski demikian, Darmizal mengingatkan Ahok agar menjaga perkataannya. Selain itu Ahok harus menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya di BUMN.

"Gaya kepemimpinan dengan disiplin tinggi. Namun sekaligus harus pula disiplin tinggi dalam bertutur kata. Sebagaimana pepatah mengatakan, mulutmu harimaumu," tutup Darmizal. (tan/jpnn)

Video Pilihan :


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler