Adi Prayitno: Kalau Ada 10 Menteri Seperti Luhut, Beres Semua

Selasa, 21 September 2021 – 15:06 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat Politik Adi Prayitno merespons keputusan Presiden Joko Widodo menunjuk Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marimves) Luhut Binsar Panjaitan sebagai ketua tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI).

Pemberian tugas dari Jokowi tersebut menambah rentetan jabatan yang diemban Luhut.

BACA JUGA: Pak Luhut Binsar Sampaikan Kabar Gembira: Ada Rekor Baru dalam Sejarah Indonesia

Sebelumnya, Luhut juga dipercaya Jokowi menjadi Wakil Ketua Tim Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN).

Selain itu, Luhut juga ditunjuk menjadi koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali dan masih ada jabatan lainnya yang diemban Luhut.

BACA JUGA: 15 Hp Android tak Bisa Buka Youtube hingga Gmail Mulai Pekan Depan, Buruan Dicek!

Soal hal tersebut, Adi mengatakan bahwa terlihat jelas Jokowi sangat percaya dan mengandalkan Pak Luhut.

"Hampir semua urusan politik strategis dipercayakan ke Luhut. Tentu saja publik riuh. Banyak yang menyindir dengan nada satir, tetapi itu realitasnya, urusan penting di negara ini beres sama LBP (Luhut Binsar Panjaitan)," kata Adi kepada JPNN.com, Selasa (21/9).

BACA JUGA: Sejumlah Hp Samsung Galaxy A dan M Dikeluhkan Kerap Membeku dan Restart

Adi pun berandai apabila terdapat sepuluh atau 15 orang seperti Pak Luhut, maka menurutnya Jokowi tak perlu membuat banyak kementerian.

"Kalau ada menteri kayak LBP 10 atau 15 orang saja, lekas beres semua visi misi presiden, tak perlu banyak-banyak menteri," ujar Adi.

Adi juga menilai keputusan Jokowi menunjuk Luhut sebagai Ketua Gernas BBI adalah hal positif.

Secara tak langsung keputusan Jokowi yang kerap mengandalkan Luhut dalam urusan politik strategis menjadi kritik bagi menteri lain.

"Publik banyak yang menyebut LBP menteri segala urusan. Itu fakta tak bisa dibantah. Hanya LBP yang memang bisa diandalkan presiden dan urusan penting dan strategis," ujar Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu. (cr1/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

BACA ARTIKEL LAINNYA... Luhut Dapat Tugas Baru, Ferdinand: yang Tidak Suka Hanya Segelintir Orang


Terpopuler